“Saat ini atlet dihadapkan pada pilihan yang sulit, antara prestasi dan pendidikan. Saya berharap pengurus KONI saat ini bisa mendorong keduanya, maka perlu MoU ini,” ungkap dia.

Menurut Nurcholis, jika prestasi dan pendidikan dapat berjalan sejajar maka para atlet di Kabupaten Malang bisa sejahtera. “MoU ini diharapkan bisa membawa atlet sejahtera, usai atau masih menjadi atlet. Biasanya atlet itu sejahtera, tapi jika sudah tidak menjadi atlet (pensiun) tidak sejahtera karena terganjal ijazah,” jelasnya.

Untuk itu, lanjut Nurcholish, IKIP Budi Utomo (IBU) sebagai kampus yang memiliki kejuruan dalam bidang olahraga menawarkan beasiswa bagi atlet Kabupaten Malang yang telah berprestasi di tingkat regional untuk dapat mengenyam pendidikan strata satu (S1). (hen)

Editor :