KLIKJATIM.Com | Gresik — Sejumlah hak buruh Pabrik Es milik Koperasi Unit Desa (KUD) Gartamina yang berlokasi di Dusun Karangpoh Desa Bungah Kecamatan Bungah Gresik belum dipenuhi. Mereka melakukan aksi mogok kerja dan menuntut pabrik memenuhi hak-hak buruh.
[irp]
Tak hanya mogok kerja, para buruh pabrik tersebut juga memblokade pintu gerbang masuk perusahaan menggunakan kawat, dan memasang spanduk bertuliskan sejumlah tuntutan mereka. Diantara tuntutan buruh adalah pihak perusahaan agar menyelesaikan masalah Jamsostek, memberikan THR tahun 2020, memberikan gaji di bulan Januari 2021, dan memperjelas status para pekerja.
Cholil, salah satu pekerja mengatakan, puncak aksi mogok kerja dimulai sejak adanya pergantian personil management pabrik pada awal januari 2021 lalu. Saat itu, para pekerja meminta agar management lama menyelesaikan persoalan-persoalan yang menjadi hak para pekerja, sebelum digantikan oleh management yang baru.
“Tepatnya pada awal Januari 2021 lalu, tanpa koordinasi sebelumnya tiba-tiba ada personil baru di management pabrik, lalu kita sampaikan bahwa masih ada beberapa tanggungan/persoalan yang harus diselesaikan oleh management lama, maksud kami agar pihak management lama terlebih dahulu menyelesaikan persoalan itu, baru management yang baru bisa menerapkan kebijakan selanjutnya,” ungkap Cholil, Senin (22/2/2021).
Merasa tak menemukan jawaban yang kongkrit dari pihak management pabrik, Cholil menceritakan, para pekerja bahkan sampai mendatangi kantor KUD Gartamina di Kecamatan Manyar. Namun, setelah bertemu pihak KUD, para pekerja kembali gigit jari dan menerima kenyataan ketidak jelasan jawaban nasib tuntutan mereka.
“Ikhtiyar kami juga sudah mendatangi pihak kantor KUD Gartamina di Kecamatan Manyar selaku yang menaungi Pabrik Es tepatnya pada 11 Januari 2021, tapi belum ada titik temu, bahkan terkesan pihak KUD dan Management Pabrik Es saling lempar,” terangnya.
Selain Cholil, kondisi serupa dialami Agus Sucipto dan Uman Thoha. Keduanya sangat menyayangkan sikap management yang terkesan abai terhadap aspirasi para pekerja.
“Permintaan kami sebetulnya sederhana, kami meminta pihak perusahaan menyelesaikan persoalan-persoalan yang selama ini belum tuntas, tapi pihak KUD maupun Pabrik Es malah terkesan saling lepas tangan,” imbuhnya.
Uman meminta agar pihak pabrik es memenuhi tuntutan mereka. Selama belum dipenuhi, para buruh akan terus melakukan mogok kerja.
“Kami meminta agar pihak pabrik es memenuhi tuntutan kita, jika tidak maka kita akan terus melakukan mogok kerja,” tandasnya.
Sementara itu Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Gresik Ninik Asrukin mengatakan, pihaknya belum menerima laporan tentang pemogokan yang dilakukan oleh karyawan Gartamina.
“Jadi kalau mogoknya tanpa ada laporan ke kami itu mogok ilegal, kami berharap ada komunikasi antara perusahaan dengan karyawan khususnya dalam bidang keuangan, agar nantinya bisa saling tau dan mengambil jalan terang,” pungkasnya. (bro)
Editor : Redaksi
MPM Honda Jatim dan YAHM Kirim Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa NTT
KLIKJATIM.Com | Surabaya – PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim) bersama Yayasan Astra Honda Motor (YAHM) menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak g…
Buka Peluang Kerja Warga Lokal, PT Terminal Teluk Lamong Fasilitasi Sertifikasi Gada Pratama Gratis
KLIKJATIM.Com | Surabaya – PT Terminal Teluk Lamong (TTL) terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus membuka…
Dapur MBG Babur Rizky Perluas Layanan B3, 900 Penerima Manfaat Ditambahkan di Omben
KLIKJATIM.Com | Sampang – Dapur MBG Yayasan Babur Rizky memperluas jangkauan layanan pemenuhan gizi di Desa Karangnangger, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang. M…
Khofifah Perkuat Kerja Sama Jatim-Singapura, Bidik Investasi dan Peningkatan SDM
KLIKJATIM.Com | Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan komitmen Pemprov Jatim untuk memperkuat hubungan kerja sama dengan S…
Semen Gresik Raih Top Brand Award 2026, Bukti Kepercayaan Konsumen Tetap Kuat
KLIKJATIM.Com | Jakarta – Semen Gresik kembali meraih Top Brand Award 2026 untuk kategori semen. Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas kuatnya k…
Tiga Nelayan Jember Hilang Diterjang Ombak, SAR Perluas Pencarian hingga 48 Mil Laut
KLIKJATIM.Com | Jember – Tim SAR gabungan masih mencari tiga nelayan yang hilang setelah Kapal Layar Motor (KLM) Pantes terbalik dihantam ombak di perairan Pa…