KLIKJATIM.Com | Nganjuk - Hingga Selasa (16/2/2021), jumlah korban meninggal dunia bencana longsor di Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk yang sudah ditemukan mencapai 12 orang. Korban terakhir yang ditemukan adalah laki-laki yang ditemukan tak jauh dari lokasi penemuan dua korban sebelumnya.
[irp]
Kepala Seksi Operasi dan Siaga 1 Basarnas Surabaya I Wayan Suyatna menjelaskan, korban ditemukan pukul 11.20 WIB di sektor B, dekat dengan penemuan dua korban sebelumnya. Jenazah korban tersebut langsung dievakuasi dan segera dibawa ke RSUD Nganjuk dengan ambulans yang telah disiapkan. Hingga saat ini sudah ada 3 korban yang ditemukan hari ini. Dengan ditemukannya 3 korban, berarti sudah ada 12 korban meninggal yang ditemukan.
"Hingga kini masih masih ada 7 korban yang belum ditemukan.Kemarin, ada 9 korban meninggal. 2 korban yakni ibu dan anak ditemukan dini hari. Di siang hari, 6 korban tertimbun ditemukan. Dan satu korban yang sebelumnya ditemukan selamat, meninggal saat dirawat di rumah sakit," kata I Wayan Suyatna.
Pada bagian lain, Tim tanggap darurat bencana longsor Dusun Selopuro Desa/Kecamatan Nganjuk membuat titik penyekatan pengendara. Penyekatan dilakukan untuk mengurangi kemacetan di jalur evakuasi jenazah korban longsor. "Kita buat penyekatan semua pengendara yang akan masuk ke area jalur evakuasi korban longsor," ujar Kapolres Nganjuk AKBP Harviadhi Agung Prathama
Titik penyekatan pengendara, kata Harvie, ada sekitar 7 titik, mulai dari pos penyekatan pertama di Jembatan Kuncir, yang merupakan pintu jalur utama dari Jalan Raya Sawahan arah Sedudo. Semua kendaraan selain warga setempat dilarang untuk masuk. "Kita pengecekan ketat mulai jembatan kuncir sampai lokasi longsor ada sekitar tujuh titik. Semua kita cek kalau bukan penduduk setempat tidak diperkenankan masuk," katanya.
Harvie mengatakan penyekatan ini untuk mencegah adanya penumpukan kendaraan yang mengganggu jalur evakuasi. "Kemarin sangat menumpuk kendaraan mengganggu jalur evakuasi dan hari ini sudah lengang," tandasnya.
Sementara itu Mensos Tri Rismaharini akan mengunjungi korban longsor dan banjir di Nganjuk. Para korban nantinya akan mendapatkan santunan dari Kemensos. "Aku mau ke sana, ada 13 korban. Tapi masih ada juga yang dalam perawatan. Ya, ada santunan," kata Risma di PMI Surabaya, Selasa (16/2/2021).
Untuk bantuan lainnya, Risma mengatakan sudah memberikannya sejak Senin (15/2) malam. Tinggal diberangkatkan ke titik lokasi bencana longsor Nganjuk. "Kita bantu ada makanan. Sudah didirikan dapur umum di sana dan peralatan-peralatan untuk pengungsian juga ada. Logistik Insyaallah tercukupi," ujarnya.
Mantan Wali Kota Srabaya ini mengatakan saat pemberian bantuan pun tidak ada kesulitan. Bantuan yang diberikan telah dibagi melalui balai-balai yang ada. (hen)
Editor : Redaksi