KLIKJATIM.Com │ Gresik – Warga di Desa Tumapel, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik begitu antusias saat menerima bantuan air bersih gratis dari Polres setempat, Selasa (15/10/2019). Bahkan, warga yang sudah lama dilanda kekeringan ini berharap mendapat jatah air bersih seminggu sekali.
Hal tersebut seperti yang diungkapkan oleh Supiyah (48), warga setempat. “Ya sangat senang mendapat bantuan air besih, tapi kalau bisa satu minggu sekali," harapnya, sambil mengantri untuk mengambil bantuan air bersih.
Dia menceritakan, kekeringan yang melanda di desanya sudah berlangsung lama. Sampai sekarang sudah ada sekitar tiga bulanan.
[irp]Kondisi yang demikian, sehingga warga harus membeli air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Harganya Rp 7 ribu untuk delapan jerigen dengan ukuran masing-masing 20 liter.
“Tapi kalau menyuruh orang bisa dua kali lipat, yaitu Rp 15 ribu. Kami biasanya membeli air dari tangki yang dipesan oleh warga,” jelasnya.
Sementara itu, Kapolres Gresik, AKBP Kusworo Wibowo mengatakan, pemberian bantuan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat. Total ada 7 tangki berisi 35 ribu liter air, yang akan disalurkan untuk 11 Rukun Tetangga (RT) di Desa setempat.
“Di Desa Tumapel ini belum ada sumber air yang bisa dikonsumsi, termasuk PDAM juga belum ada,” tandasnya.
[irp]Rencananya, pembagian air bersih ini akan dilakukan di beberapa titik lain. Salah satunya di wilayah Kecamatan Benjeng. "Dalam satu dua hari ini kami juga akan menyalurkan bantuan air di Benjeng," lanjut Kusworo
Selain itu, pantauan di lapangan terkait bantuan air bersih dari Polres Gresik juga dilakukan di Dusun Ganjung, Desa Pandanan, Duduksampeyan. Yaitu, dengan menerjunkan satu unit kendaraan water cannon.
Kapolres menambahkan, pihaknya tidak hanya mendistribusikan air bersih saja. Tetapi, juga melakukan pengobatan gratis untuk warga sekitar. "Jadi, warga juga bisa periksa dan mendapatkan obat secara gratis," tandas Akpol tahun 2000 itu. (iz/nul)
Editor : Redaksi