klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Slintutan Masalah Izin, DPRD Gresik Segera Panggil Manajemen Hotel Front One

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Bangunan Hotel Front One Budget di Jalan Veteran Gresik sudah berdiri megah sebelum mengantongi perizinan lengkap. (ist)
Bangunan Hotel Front One Budget di Jalan Veteran Gresik sudah berdiri megah sebelum mengantongi perizinan lengkap. (ist)

KLIKJATIM.Com | Gresik – DPRD Gresik dalam waktu dekat akan memanggil pihak manajemen Front One Budget yang berlokasi di Jalan Veteran Gresik. Hal ini menyusul karena kelengkapan izin yang masih belum dikantongi, namun pihak hotel sempat nekat melakukan soft opening beberapa waktu lalu.

[irp]

Sebab aturannya sudah sangat jelas. Yaitu setiap pengusaha yang berinvestasi harus melengkapi segala perizinan terlebih dulu. Dan Pemkab Gresik selaku pelaksana pemerintahan harus berani tegas untuk menertibkan bangunan-bangunan liar yang tidak mengantongi izin lengkap.

“Kita harus tegas, karena masalah seperti ini sangat merugikan Pemkab Gresik,” tandas Ketua Komisi I DPRD Gresik, Jumanto kepada klikjatim.com, Rabu (10/2/2021).

Untuk menindaklanjutinya, dalam waktu dekat komisi yang membidangi urusan perizinan ini akan memanggil pihak manajemen hotel Front One Budget. “Segera akan kita panggil. Mungkin kita jadwalkan Minggu depan, sekaligus nanti kita undang juga dari Dinas Penanaman Modal-Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP), Satpol PP dan Bagian Hukum,” paparnya.

Sementara itu perwakilan dari induk manajemen Hotel Front One Budget, Mayang Nudya Apsari saat dikonfirmasi klikjatim.com mengaku bahwa pihaknya hingga saat ini belum mendapatkan panggilan dari DPRD. Meski demikian, Front One akan sangat menghargai dan menghormati jika memang DPRD memberikan kesempatan pihaknya untuk melakukan klarifikasi proses perizinan yang sedang dalam proses.

"Alhamdulillaah saat ini sudah ada banyak kemajuan proses yang sudah terpenuhi, tinggal melanjutkan prosedur selanjutnya, tinggal dikit lagi. Harapan kami semoga Front One menjadi salah satu investasi yang berdampak baik bagi Kabupaten Gresik,” imbuhnya.

Perlu diketahui sebelumnya, bahwa DPM-PTSP Kabupaten Gresik sempat mengingatkan pihak manajemen Hotel Front One di Jalan Veteran Gresik untuk tidak melanjutkan soft opening menerima tamu. Hal itu diberikan lantaran pihak hotel nekat menerima tamu sejak dua pekan terakhir, yang status perizinannya masih belum lengkap.

Kepala DPM-PTSP Gresik, Mulyanto mengungkapkan, salah satu perizinan yang belum dikantongi oleh Hotel Front One adalah IMB. Termasuk juga sejumlah izin lainnya pun belum dipegang, seperti izin tanda daftar usaha pariwisata. 

“Dipastikan belum ber-IMB, karena belum selesai. Dokumen pengajuan IMB teregister awal Januari. Kami kaget jika ternyata sudah beroperasi,” ungkap Mulyanto.

Dihubungi terpisah pada waktu itu, perwakilan dari induk manajemen Hotel Front One Budget, Mayang Nudya Apsari tak mengelak bahwa berkas perizinan yang dikantongi memang belum lengkap.

“Saat ini izin yang sudah kami selesaikan adalah izin pemanfaatan ruang, izin lokasi, izin lingkungan, rekomendasi tim ahli bangunan gedung. Dan, sedang dalam proses TDUP dan sebagainya, serta pemenuhan kelengkapan signage darurat untuk memenuhi ketentuan IMB, FOI komitmen memenuhi ketentuan perizinan dan standar operasional yang aman bagi masyarakat dari segala aspek, termasuk aspek lingkungan dan sosial,” bebernya pada akhir Januari kemarin. (ris)

Editor :