KLIKJATIM.Com ǀ Gresik – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) terus memberikan perhatian kepada masyarakat kurang mampu. Selain pemberian bantuan uang, kali ini melalui Baznas Kabupaten Gresik sebagai pelaksana menggelontorkan program balai ternak.
Saat ini ada dua kelompok balai ternak di Kabupaten Gresik. Yaitu ternak Barokah di Desa Bangeran, Kecamatan Dukun dan ternak Sumber Makmur di Desa Kertosono, Sidayu.
"Banyak sekali mustahik (orang yang berhak menerima zakat) di daerah, sehingga potensi yang ada harus tersebut lebih diprioritaskan. Salah satunya dengan program balai ternak ini," ujar Anggota Baznas RI Supervisi Jawa Timur, KH Masdar Farid Masudi saat menghadiri peresmian Lembaga Pemberdayaan Peternak Mustahik (LPPM) berbasis komunitas atau kelompok balai ternak di Desa Kertosono, Jumat (11/10/2019).
[irp]
Dalam program balai ternak ini akan diberikan beberapa kambing. Setelah itu, ada tahapan penggemukan ternak dan kambing-kambing tersebut bisa dijualbelikan untuk bahan konsumsi perusahaan, toko dan restoran.
“Tujuannya sebagai upaya untuk peningkatan ekonomi bagi mustahik,” lanjutnya.
Selain itu, Baznas juga akan tetap melakukan proses pendampingan yang berkelanjutan. Minimal selama dua tahun.
"Adanya pendampingan ini diharapkan bisa menjadi kemandirian kelompok mustahik, serta bisa menghidupi keluarganya," tambah Masdar.
[irp]
Sementara itu, Wakil Bupati (Wabup) Gresik, Mohammad Qosim yang juga hadir di lokasi mengaku, pihaknya sangat bangga atas pelaksanaan program tersebut. Lebih-lebih Kabupaten Gresik menjadi salah satu pilihan yang menerimanya.
"Alhamdulillah ini semua tak lepas dari kinerja Baznas Gresik, yang terus konsisten untuk pemberdayaan mustahik," tandas Qosim, yang juga merupakan Dewan Penasehat Baznas Gresik. (iz/nul)
Editor : Redaksi