KLIKJATIM.Com | Gresik — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Gresik menggelar Baznas Award 2025 sebagai bentuk apresiasi kepada sejumlah OPD, perusahaan, dan tokoh perorangan yang dinilai berperan aktif dalam pengelolaan serta pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS).
Ajang ini sekaligus menjadi momentum evaluasi dan penguatan komitmen dalam upaya penanggulangan kemiskinan di Kota Pudak.
Ketua Baznas Gresik, Muhamad Mujib, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut diberikan kepada Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dan perorangan yang selama ini berkontribusi besar dalam meningkatkan penerimaan ZIS di Kabupaten Gresik. Ia berharap penghargaan ini dapat menjadi pemantik semangat bagi UPZ lainnya.
“Penghargaan ini bentuk apresiasi dari Baznas kepada para UPZ yang selama ini aktif dan berkontribusi besar. Semoga menjadi motivasi untuk memperluas jangkauan dan meningkatkan pelayanan pengumpulan ZIS,” ujarnya.
Rakor Baznas Gresik: Teguhkan Komitmen Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem
Selain penyerahan penghargaan, Baznas Gresik juga menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama seluruh UPZ untuk mengevaluasi capaian program sepanjang tahun 2025, sekaligus menyusun rencana strategis tahun 2026.
Pimpinan sidang rakor, H. Mustoha, menegaskan adanya komitmen bersama dari seluruh UPZ untuk memaksimalkan pengelolaan ZIS dan turut menyukseskan target pengumpulan ZIS Baznas Gresik tahun 2026 yang ditetapkan Baznas Pusat sebesar Rp35,27 miliar.
“UPZ berkomitmen menjalankan amanah pengelolaan ZIS sesuai ketentuan, mengoptimalkan pengumpulan ZIS dan DKSL, serta membantu sosialisasi kepada anggota yang belum maksimal menunaikan kewajibannya,” jelasnya, Kamis (27/11/2025).
UPZ juga didorong mendukung program Pemkab Gresik dalam mewujudkan Nawa Karsa, terutama terkait penanggulangan kemiskinan.
Potensi Zakat Capai Rp1,5 Triliun, Pemkab Gresik Siapkan Perda ZIS
Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik, Achmad Washil Miftahul Rachman, yang turut hadir, menekankan besarnya potensi ZIS di Gresik yang diperkirakan mencapai Rp1,5 triliun. Menurutnya, ASN dan PPPK menjadi kelompok strategis yang dapat memberi kontribusi signifikan.
“Data kepegawaian menunjukkan jumlah ASN 6.402 orang, PPPK penuh 3.112, PPPK paruh waktu 3.112, dan THL 1.120. Ini adalah sasaran utama pengumpulan ZIS. Kami mengajak seluruh ASN dan PPPK menyalurkan ZIS melalui Baznas,” ungkapnya.
Washil mengapresiasi program Baznas yang dinilai sudah baik, namun mengakui pengumpulannya masih belum optimal. Hingga Oktober 2025, capaian ZIS baru mencapai Rp22 miliar atau 75 persen dari target Rp35 miliar.
“Semoga dengan rakor ini, pengumpulan ZIS tahun 2026 dapat lebih maksimal,” harapnya.
Ia juga menyatakan bahwa Pemkab Gresik tengah mempersiapkan Peraturan Daerah (Perda) untuk memperkuat tata kelola dan optimalisasi pengumpulan ZIS.
Washil menyoroti dua fokus utama percepatan ZIS: peningkatan kontribusi ASN dan PPPK pada OPD yang capaian ZIS-nya masih rendah, serta penguatan UPZ desa dan kelurahan.
“UPZ desa dan kelurahan memiliki potensi besar. Camat, kepala desa, dan lurah harus aktif menggerakkan kelembagaan UPZ, meningkatkan literasi zakat, dan membangun kolaborasi dengan tokoh agama serta masyarakat,” tegasnya.
Daftar Penerima Penghargaan Baznas Award 2025
1. Kategori Pengumpulan ZIS Terbanyak (16 lembaga/instansi):
Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan
Dinas PUTR
Dinas Pertanian
BKD dan Pengembangan SDM
BPPKAD
Kecamatan Balongpanggang
Kecamatan Panceng
Sekretariat DPRD
Puskesmas Driyorejo
Puskesmas Panceng
RSUD Ibnu Sina
Perumda Giri Tirta
Dinas Pendidikan Kecamatan Driyorejo
Dinas Pendidikan Kecamatan Manyar
UPT SMP Negeri 5 Gresik
UPT SMP Negeri 8 Gresik
2. Kategori UPZ Teraktif:
Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik
3. Kategori Program ABI Teraktif:
UPT SMP Negeri 34 Gresik
4. Kategori Program ABI Terbanyak:
UPT SMP Negeri 1 Gresik
5. Kategori Perusahaan Peduli ZIS:
PT UME Persada Indonesia
KSPPS BMT Mandiri Sejahtera
6. Kategori Pendukung Program ZIS:
Irwanto, S.T (Camat Kedamean), Ngadimin (Kades Kembangan), Moch. Jusuf Ansyori, S.Sos (Kabagh Kesra), Khoirul Anwar, S.H (Kabagh Umum), Bank Jatim Cabang Gresik, Khasan Bisri, S.M, H. Khalili, S.Ag., M.Pd.I, UPZ Masjid Besar Darussalam Kedamean, UPZ Desa Sidokumpul.
7. Kategori Penggerak ZIS:
Drs. Imam Basuki, M.Si; Drs. Abu Hassan, S.H., M.M; Agung Endro Dwi Setyo Utomo, S.StP., M.Si; Nelly Afroh, S.Sos., M.Pd.I.
8. Kategori Tokoh Masyarakat Penggerak ZIS:
Dr. Syifaul Qulub, M.E.I; Ir. Achmad Washil Miftahul Rachman, M.T; M. Syahrul Munir, S.Sos., M.Hum; dr. H. Asluchul Alif, M.Kes., M.M., M.HP.
Editor : Abdul Aziz Qomar