KLIKJATIM.Com | Batu - Pemerintah Kota Batu mengimbau masyarakat untuk sementara waktu tidak beraktifitas di kawasan Payung, Songgoriti Kota Batu. Di sejumlah ruas di kawasan ini terjadi bencana longsor hingga menutup akses ruas Malang-Kediri. Selain itu, beberapa titik juga masih rawan bencana longsor tanah.
[irp]
Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Batu, Adri Wijaya mengatakan, longsoran terjadi sedikitnya dua kali di kawasan ini pasca hujan deras disertai angin kencang yang terjadi di Kota Batu. Longsor disertai angin kencang terakhir terjadi pada Jumat (5/2/2021) dini hari di kawasan Payung II dan Klemuk Songgoriti, Kelurahan Songgokerto, Kota Batu.
Akibat tanah longsor dan pohon tumbang tersebut, jalur dari arah Kota Batu menuju Kediri, Jombang, dan sebaliknya saat itu terputus, tidak bisa dilalui. "Longsor terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang hingga mengakibatkan tanah longsor di kawasan tersebut. Tanah yang terjadi di kawasan Payung dengan dimensi panjang 10 meter dan tinggi 15 meter. Longsor juga disertai pohon tumbang dengan diameter 25 sentimeter dan tinggi 10 meter,” kata Andri Wijaya.
Akibat kejadian tersebut, tambah Andri, material longsor menutup sebagian akses jalan. Namun tidak ada korban dalam kejadian itu karena kondisi jalan sedang sepi. Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Batu, Achmad Choirur Rochim membenarkan adanya kejadian tanah longsor dan pohon tumbang tersebut.
“Di Klemuk, Jalan Rajek Wesi Jalan alternativf Batu - Pujon hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang menyebabkan tanah setinggi 25 meter, panjang 2,5 meter longsor dan menutup saluran drainase,” kata Rochim, Jumat (5/2/2021).
Kapolsek Pujon, AKP Supriyanto menjelaskan bahwa selama tiga hari ini, dari Rabu (03/01) hingga hari ini, Jumat (05/01) telah terjadi lima kali longsor di Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. Yakni, dua kali di Dusun Ngeprih, dua kali Dusun Kedungrejo dan sekali di Dusun Lebaksari.
Pada lima bencana longsor di Kecamatan Pujon ini ada satu korban yang tertimpa longsor. Yakni pengendara sepedah motor hingga mengalami patah kaki. “Warga dengan sigap mengevakuasi ke Dusun Ngeprih, karena ambulance hanya bisa sampai sana, lalu dibawa ke Rumah Sakit terdekat,” jelasnya.
Dengan adanya longsor ini Kepolisian Polres Batu melalui Satlantas Polres Batu lakukan rekayasa lalu lintas. Kasatlantas Polres Batu, AKP Mala Darlius mengatakan bahwa pagi ini jalan sudah dibuka dengan sistem buka tutup satu jalur.
Pihaknya juga telah menyiapkan sebanyak 225 personil untuk diwilayah Pujon untum mengantisipasi kemacetan mengular. Apalagi hingga kini pembersihan material longsor masih terus berlangsung. “Ini tadi kemacetan sudah sekitar 2 km. Kami sudah berkoordinasi dengan pihak terkait mudah-mudahan bisa segera selesai pembersihan agar tidak membuat kemacetan semakin panjang,” jelasnya.
Kepolisian Polres Batu menghimbau kepada masyarakat yang hendak menggunakan jalur provinsi Kediri-Malang untuk mencari jalan lain. Pasalnya pada puncak musim hujan ini tebing di sisi jalan tersebut rawan longsor. . (hen)
Editor : Redaksi