KLIKJATIM.Com | Surabaya - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Timur mengimbau dan berharap kepada wajib pajak untuk memanfaatkan elektronik payment (e - Payment) Selama masa penerapan Permberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
[irp]
Semua pelayanan samsat induk masih tetap berjalan seperti biasa. Dengan layanan operasional Senin - Kamis dan Sabtu pada pukul 08.00 WIB - 13.00 WIB, dan Jumat pada pukul 08.00 WIB - 11.00 WIB.
Plt. Kepala Bapenda Jatim, Ir. Mohammad Yasin menjelaskan, selama pandemi Covid-19 ini, pihaknya seminimal mungkin melakukan kontak langsung dengan banyak orang. Untuk itu, layanan unggulan Samsat diperbanyak, seperti drive thru, payment point dan Samsat keliling.
"Tapi karena kita pelayanan, kita harus utamakan pelayanan. Tidak boleh pelayanan itu berhenti kemudian karena personilnya terbatas, itu enggak," ujarnya Yasin dikonfirmasi di kantor Bapenda Jatim, Rabu (13/1).
M. Yasin menuturkan, selama PPKM ini, Samsat Induk hanya melayani untuk ganti STNK lima tahunan atau plat nomor, dan Bea Balik Nama (BBN) kedua, seperti balik nama dan mutasi. Untuk pajak tahunan diarahkan ke layanan Samsat unggulan, seperti Payment point, Indomaret, dan Link Aja. "Semuanya, jadi yang elektronik itu kita upayakan. Jadi tidak perlu datang ke kantor," tuturnya.
M. Yasin yang juga Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Jatim ini menegaskan, untuk layanan Samsat di Mall atau pusat pusat perbelanjaan masih tetap beroperasi, agar pelayanan lebih banyak dan masyarakat tidak menumpuk. "Justru Samsat keliling di Mall, itu tetap buka dan jam layanannya mengikuti jam layanan Mall, yakni jam 10 sampai jam 13," katanya.
Yasin menambahkan di 2021 ini, Bapenda Jatim menambah 10 mobil Samsat Keliling untuk disebar di seluruh Jatim, sekaligus mendeteksi wilayah mana yang harus ditambah lagi mobil Samsat Keliling ini.
"Kita tetap melakukan pelayanan wajib pajak, jadi on call kita tetap jalan, informasi juga tetap jalan, maka jangan ragu ragu untuk datang. Sebisa mungkin gunakan layanan e payment kita supaya tidak terjadi kerumunan,"pungkasnya. (hen)
Editor : Redaksi