Gresik — Belum genap setahun jembatan Sembayat, di Kecamatan Manyar dibangun sudah retak. Belum diketahui sebab retaknya bangunan itu.
Pantauan di lapangan, bagian retak itu terdapat di dinding pembatas jembatan. Memang jembatan itu masih dalam masa pemeliharaan. Namun, sangat disayangkan belum genap setahun konstruksi sudah retak.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Ruas Surabaya-Gresik-Sadang Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBP JN) VIII, Marlan Efendi mengatakan, konstruksi jembatan Sembayat itu masih dalam proses pemeliharaan. Meski begitu, pihaknya akan tetap memberikan teguran pada kontraktor.
“Saya akan instruksikan kontraktor untuk perbaiki retakannya,” katanya.
Marlan mengatakan, jika ada kerusakan apapun mengenai jembatan, khususnya jembatan Sembayat, pihaknya sangat terbuka menerima kritik dan saran dari masyarakat.
"Kami sangat menerima masukan untuk perbaikan, akan kita tampung dan bahas " kata Merlan Efendi saat dikonfirmasi lewat wa.
Retakan itu memang banyak dikeluhkan warga. Sebab, warga khawatir retakan itu meluas di bagian bangunan lainnya hingga dan berakibat musibah.
“Kami khawatir saja kalau terus dibiarkan tidak ada perbaikan khawatirnya ambruk kalau terus-terusan begini,” kata Aflahul Musthofa (22) warga yang melintas dari Kecamatan Bungah, Gresik. (iz/mkr)
Editor : Redaksi