KLIKJATIM.Com | Gresik--Malam tahun baru di Kabupaten Gresik bakal berbeda dibanding tahun sebelumnya. Pemkab Gresik resmi melarang warga luar masuk di wilayah Kabupaten Gresik jika tanpa disertai bukti swab tes.
[irp]
Asisten administrasi umum sekaligus Sekretaris Satgas Penanganan dan Percepatan Covid-19 Kabupaten Gresik Tursilowanto Harijogi mengatakan, untuk lokasi wisata akan dikenakan aturan ketat. Pengunjung luar daerah Gresik diwajibkan membawa surat keterangan hasil rapid tes sebelum masuk obyek wisata.
“Pada malam tahun baru tanggal 31 Desember 2020 akan ada penutupan akses di 17 cek point di seluruh akses masuk wilayah Gresik termasuk perbatasan yang dimulai pukul 17.00 Wib, dan wisatawan dari luar Gresik dan dari zona merah tidak diperbolehkan masuk Gresik,” kata Sekretaris Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Gresik, Tursilowanto Harijogi, Selasa (29/12/2020).
Dikatakan, wisatawan bisa masuk akses wisata Gresik dengan membawa bukti hasil hasil tes swab atau surat keterangan sehat dari rumah sakit yang masih berkalu.
“Wisatawan luar Gresik tidak boleh masuk ke Gresik, kecuali membawa hasil swab begitu juga bagi wisatawan yang hendak menginap di hotel,” paparnya.
Sejauh ini, Pemkab membentuk kembali tim Satgas di tempat wisata dengan menyediakan fasilitas prokes cek suhu, tamat cuci tangan dan hand sanitizer.
“Jajaran petugas gabungan TNI-Polri juga akan intens betpatroli di tempat wisata,” pungkas dia.
Dan terkait sekolah dengan pembelajaran tatap muka (PTM) yang direncakanan awal bulan tahun 2021 nanti, pihak satgas Covid-19 Kabupaten Gresik masih mempertimbangkan dengan melihat eskalasi atau penambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 terus naik.
“Kami pertimbangkan kembali, untuk PTM yang akan dilakukan di awal bulan,” ujarnya. (mkr)
Editor : Redaksi