klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Suami Nikah Lagi, TKW Blitar Ini Stres Lalu Bacok Tetangganya

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Sunarsih TKW stress di Blitar saat diturunkan dari mobil patroli Polsek Sanan Kulon karena membacok tetangganya
Sunarsih TKW stress di Blitar saat diturunkan dari mobil patroli Polsek Sanan Kulon karena membacok tetangganya

KLIKJATIM.Com | Blitar - Entah mimpi apa yang dialami Patresia, warga Dusun Kali Cilik Desa Candirejo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar. Tanpa sadar, dirinya yang sedang duduk di teras rumah tiba-tiba dibacok tetangganya yang sedang stres , Sunarsih (32) Pada Rabu (23/12) siang,

[irp]

Beruntung sebelum aksinya membabibuta, tetangga lainnya berdatangan dan mengamankan Sunarsih dengan merebut pisau yang dibawanya. Sunarsih lalu dibawa ke Mapolsek Sanan Kulon. Belakangan diketahui Sunarsih depresi gara-gara ditinggal suaminya menikah lagi usai dirinya pulang bekerja sebagai TKW di negeri jiran.

Kapolsek Ponggok, AKP Sonny Suhartanto saat dikonfrmasi membenarkan kejadian itu. Korban diserang oleh pelaku namun sempat menangkis serangan itu. Korban hanya mengalami luka gores di bagian kepala dan telinga. Sementara pelaku berhasil diamankan setelah tetangga berdatangan mendengar teriakan korban.

"Pelaku kami tenangkan sampai pisau ditangannya berhasil kami rebut. Kemudian kami bawa ke mapolsek. Sedangkan korban, dibawa ke RS di Kediri tapi langsung pulang. Karena hanya luka terserempet pisau saja," kata Kapolsek Ponggok, AKP Sonny Suhartanto.

Dijelaskan, dari pemeriksaan sementara diketahui jika pelaku mengalami gangguan jiwa atau depresi karena ditinggal suaminya menikah lagi. Untuk memastikan hal itu, pihaknya berkoordinasi dengan Puskesmas Bacem untuk memantau kondisi kestabilan mental mantan pekerja migrant Indonesia (PMI) ini.

"Puskesmas tidak berani menyatakan kalau pelaku ini ada gangguan jiwa, karena namanya belum terdaftar. Tapi keterangan beberapa tetangga, pelaku sudah lama seperti depresi sejak suaminya menikah lagi," ungkapnya.

Selama diperiksa anggotanya, lanjut Sonny, keterangan yang disampaikan juga selalu berubah-ubah. Karena sikapnya dinilai membahayakan warga sekitar, maka hasil musyawarah pihak kepolisian, warga dan puskesmas setempat, pelaku akan dirujuk ke RSJ Lawang. "Kami bawa ke RSJ Lawang siang ini. Biar ada penanganan tepat karena tindakannya sudah membahayakan orang lain," kata Kapolsek Sanan Kulon. (hen)

Editor :