klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Sanksi Dicabut, Persikabpro Dipastikan Tampil di Liga 3 Tahun Depan

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Suasana kongres tahunan Askab PSSI Probolinggo yang memberikan kabar gembira bagi penggemar bola kabupaten Probolinggo.IST
Suasana kongres tahunan Askab PSSI Probolinggo yang memberikan kabar gembira bagi penggemar bola kabupaten Probolinggo.IST

KLIKJATIM.Com I Probolinggo –  Kabar gembira bagi para pendukung Persikabpro. Tahun depan dipastikan tim kesayangannya ini tampil kembali di Liga 3. Ini menyusul dicabutnya sanksi oleh Asprov PSSI Jawa Timur.

[irp]

Ketua Askab PSSI Kabupaten Probolinggo Didik Mistadi menjelaskan dengan pencabutan saksi ini otomatis Askab PSSI Kabupaten Probolinggo kembali diakui oleh Asprov PSSI Jawa Timur. Persikabpro sebagai klub binaan Askab PSSI Kabupaten Probolinggo berhak dan berkewajiban mengikuti kompetisi yang  digelar Asprov PSSI Jawa Timur.

“Tahun depan Persikabpro akan kembali tampil di kompetisi Liga 3,” ungkap Didik  usai gelaran kongres tahunan Askab PSSI Kabupaten Probolinggo yang digelar di kecamatan Besuk, Rabu (16/12).

Salah satu  Exco Asprov PSSI Jawa Timur bidang pembinaan usia dini Muhammad Farid mengatakan sudah seharusnya Persikabpro kembali ke liga 3. Ini karena pembinaan usia dini di kabupaten Probolinggo berjalan cukup baik.

Sangat disayangkan apabila muara dari para pesepak bola belia itu sampai tak ikut berkompetisi di ajang yang kompetitif. “Seharusnya dalam beberapa tahun ke depan Persikabpro dapat tampil di kasta liga yang lebih tinggi. Syaratnya yakni konsisten dan jajaran pengurusnya kompak terlebih dahulu,” pungkas pria asal Pamekasan itu.

Untuk diketahui, pada Februari 2020 lalu, Komite Disiplin (Komdis) Asprov PSSI Jawa Timur menjatuhkan sanksi kepada tim sepakbola Kabupaten Probolinggo, Persikabpro.Lantaran Persikabpro tidak mampu menuntaskan kompetisi yang diikuti, yakni Liga 3. 

Saksi tersebut disertai n didenda sekitar Rp 70 juta rupiah. Persikabpro juga dilarang ikut serta dalam berbagai kompetisi di lingkup Asprov Jatim seperti liga 3 dan Piala Suratin yang saat ini tengah bergulir. Sejak itu, praktis pembinaan sepakbola di jenjang profesional di Kabupaten Probolinggo seakan mati suri.(hen)

Editor :