klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Video Perempuan Telanjang Mandi di Alun-alun Kraksaan Porbolinggo, Polisi Buru Perekam dan Penyebar

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy

KLIKJATIM.Com | Probolinggo—Video perempuan telanjang sedang mandi di Alun-alun Kraksaan, Probolinggo viral di media sosial dan aplikasi percakapan.

[irp]

Video berdurasi 24 detik itu memperlihatkan seorang perempuan sedang menyiramkan air ke tubuhnya seperti orang sedang mandi. Perempuan itu tanpa busana alias telanjang. Video itu terjadi di malam hari.

"Ada yang lagi mandi malam malam.....malam malam," ujar suara perekam seperti dari video tersebut, Senin (14/12/2020).

Dengan menggunakan gayung, perempuan itu terus membasahi tubuhnya dengan air. Air nya sendiri dia ambil dari pancuran. Sebelum video berakhir, perekam video memperlihatkan bahwa lokasi dia berada ada di Alun-alun Kraksakan Probolinggo.

"Alun alun Krasaan ini," kata si perekam.

Kapolsek Kraksaan Kompol Sujianto membenarkan bahwa video tersebut terjadi di alun-alun kraksaan. Namun Sujianto belum mengetahui kapan video itu direkam.

"Benar, kejadian wanita muda mandi hujan telanjang di muka umum, lokasinya di Alun -alun Kota Kraksaan," kata Sujianto.

Sujianto mengatakan perempuan tersebut diketahui kerap berjalan-jalan dan ngeluyur di sekitar kawasan alun-alun. Sujianto sendiri kini fokus mencapi siapa yang merekam dan menyebarkan video tersebut.

"Perempuan di dalam rekaman video yang sedang mandi tersebut mengalami gangguan kejiwaan," ujarnya.

"Kami fokus mencari perekam dan penyebar ke medsos karena apa yang dilakukan merupakan tindak pidana pornoaksi dan melanggar UU ITE," kata Sujianto.

Upaya polisi mencari perekam dan pengunggah mendapat dukungan dari warga, khususnya kaum perempuan. Apa yang dilakukan perekam dan pengunggah merupakan pelecehan terhadap kaum perempuan.

"Video perempuan mandi telanjang bulat di Alun-alun Kraksaan bikin malu dan membuat kaum hawa terlecehkan. Apalagi disebarkan ke medsos. Semoga segera ditangkap pelakunya," ujar Indriwati, warga Kecamatan Kraksaan. (hen)

Editor :