[irp]
Anggota Tim Satgas Covid-19 Jatim dr Makhyan Jibril menyebutkan, kasus tersebut rata-rata adalah hasil tracing kontak erat dari kluster yang muncul saat libur panjang kemarin.
"Sepertinya kasus baru rentetan dari libur panjang ini juga bertambah terus menerus sampai sekarang. Di sisi lain mulai muncul namanya pandemic fatigue, masyarakat sudah 9 bulan bertahan dalam pandemi dan beberapa kali lengah terdahap protokol kesehatan," ujar dr Jibril kepada Klikjatim.com, Kamis (10/12/2020) malam.
Menurutnya, untuk mencegah penyebaran lebih lanjut, kapasitas 3T di Jatim mulai di tingkatkan kembali untuk menemukan kasus-kasus dari tracing kasus yang ada.
"Jumlah tes seminggu terakhir mencapai 944 test/1 juta penduduk/minggu, kapasitas ini mendekati standar WHO yakni 1000 test/1 juta penduduk/minggu. Penambahan kapasitas Rumah Sakit juga ditingkatkan, seperti pendirian RS Darurat Lapangan di Ijen Boulevard Malang dengan target kapasitas 300 bed," paparnya.
Ia menjelaskan, dalam dua pekan terakhir kluster keluarga yang paling mendominasi dengan jumlah kasus sebanyak 753 orang dalam 243 keluarga, disusul 40 orang dari 7 kluster perusahaan, 51 orang dari 5 kluster perkantoran dan 28 orang dari kluster nakes dari 8 fasilitas kesehatan.
Menurutnya, hal ini menunjukkan penyebaran covid-19 dari ruang-ruang indoor sangat tinggi dalam 2 pekan terakhir. "Memang dalam ruang indoor lengah dalam menerapkan protokol kesehatan dan ventilasi buruk, apabila ada satu kasus saja potensi tertular bisa sampai 90 persen," katanya.
Sementara itu, salah satu yang menjadi perhatian khusus adalah Kabupaten Jember. Pasalnya, selama dua minggu berturut-turut masuk dalam zona merah dengan kasus aktif 587.
"Hal ini terjadi karena tambahan kasus di Jember sangat banyak. Zona merah yang lainnya seperti Lumajang, Banyuwangi, Situbondo kenaikan kasusnya sudah tidak setinggi minggu sebelumnya," jelasnya.
Sehingga, lanjut Jibril, kenaikan ini harapannya menjadi warning bagi masyarakat Jatim bahwa pandemi covid-19 belum usai.
"Ketika muncul euforia sejenak libur panjang dan makin banyaknya kegiatan indoor yang lengah protokol kesehatan, maka kasus covid-19 akan lebih mudah menjangkiti rekan kerja, teman dekat bahkan ibu dan orang tua kita," pungkasnya. (mkr)
Editor : Redaksi
HMI Dukung Pemkab Sidoarjo Tertibkan Penjualan Miras dan Cegah Penyebaran HIV/AIDS
Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sidoarjo menyatakan dukungan terhadap upaya Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam memberantas peredaran minuman keras miras…
BLT DBHCHT Gresik Sasar Buruh hingga Petani Tembakau, Masing-masing Terima Rp900 Ribu
KLIKJATIM.Com | Gresik – Pemerintah Kabupaten Gresik mulai menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (BLT DBHCHT) dan bantuan p…
Peluang Besar untuk Sampang: Pengembangan Lapangan Hidayah Buka Potensi Jadi Daerah Penghasil Migas
KLIKJATIM.Com | Surabaya – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Perwakilan Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Jabanusa…
Penipuan Berkedok Investasi Rugikan Rp 2,4 Miliar, Polres Kediri Tahan Pelaku
Tiga warga Kabupaten Kediri mengaku menjadi korban dugaan penipuan dan penggelapan berkedok investasi atau modal kerja. Total kerugian yang mereka laporkan…
Sosialisasi Perda Nomor 7 Tahun 2026, Pemkab Gresik Perkuat Komitmen Wujudkan Pelayanan Publik Inklusif
KLIKJATIM.Com | Gresik – Pemerintah Kabupaten Gresik memperkuat komitmen mewujudkan pelayanan publik yang inklusif dan mudah diakses seluruh masyarakat melalui …
CIMB Niaga Luncurkan OCTO Arena di Jakarta, Perluas Pengalaman Lifestyle Padel bagi Nasabah dan Masyarakat
KLIKJATIM.Com | Jakarta – Memeriahkan semangat kemerdekaan Indonesia dengan mendorong gaya hidup aktif dan kebersamaan…