klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Bocah Krucil Biang Kerok Hilangnya Motor di Alun-alun Kraksaan

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Polisi memamerkan pelaku curanmor di alun-alun Kraksaan beserta sejumlah barang bukti. IST
Polisi memamerkan pelaku curanmor di alun-alun Kraksaan beserta sejumlah barang bukti. IST

KLIKJATIM.Com I Probolinggo – Biang keresahan warga menyusul terjadinya aksi curanmor di Sumberlele (SL) Park dan Alun-alun Kraksaan, Kabupaten Probolinggo berhasil diungkap. Polisi berhasil menggelandang pelaku RE (15), warga Desa Kertosuko, Kecamatan Krucil. Penadahnya juga dibekukuk, Nur Hasan (38), warga Pajarakan Kulon, Kecamatan Pajarakan.

[irp]

“RE ini, lebih dulu ditangkap petugas Polsek Krucil, karena kasus curat (pencurian dengan pemberatan). Setelah diperiksa ia mengakui aksi curanmor di wilayah hukum kami,” sebut Panit II Reskrim Polsek Kraksaan, Ipda M. Fitroh Minggu, ( 6/12/2020).

RE mengaku terlibat curanmor di traffic light di Kraksaan Wetan, Kecamatan Kraksaan, beberapa waktu lalu. Dia juga mengungkapkan kepada siapa hasil curian itu di berikan. Atas keterangan ini, anggota unit Reskrim Polsek Kraksaan menangkap Nur Hasan di rumahnya, pada Jumat (4/12), sekitar pukul 01.30 WIB.

Dari kicauan Nur Hasan, polisi dapat mengidentifikasi 5 laporan curanmor di Kraksaan. Di antaranya curanmor yang terjadi di SL Park dan Alun-alun Kraksaan. “Nur Hasan ini penadahnya, dan kami masih memburu pelaku yang lain,” kata Fitroh.

Nur Hasan mengaku sering menerima ranmor hasil pencurian dari pelaku lainnya. Kemudian nomor rangka dan nomor mesinnya dirusak. Setelah itu, ranmor hasil pencurian tersebut dijual ke konsumen.

Dari rumah Nur Hasan, polisi menyita 95 unit barang bukti terbagi dalam 20 jenis, di antaranya BPKB motor Honda Blade Nopol DK-7694-CH atas nama Fery Syahril. Selain itu diamankan juga 20 lembar STNK, dan bukti pembayaran pajak yang diduga palsu, serta sejumlah barang bukti lain.

Polisi  juga menemukan 3 motor yang diduga hasil curian, antara lain Honda Beat merah putih tanpa nopol; Honda Beat putih hijau tanpa nopol dan nomor rangka dirusak; serta motor Honda Beat Street hitam tanpa nopol.  “Pelaku dan barang bukti, kami bawa ke mapolsek untuk kepentingan penyelidikan. Mudah-mudahan terungkap semuanya,” tandas Fitroh.(hen)

Editor :