KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Program peningkatan taraf hidup masyarakat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro berjalan sesuai target. Satu tahun terakhir ada 4.196 unit rumah warga yang masuk kategori Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) maupaun berhasil direnovasi “RTLH selama 2020 terlaksana 4.196 unit tersebar di 28 Kecamatan di Kabupaten Bojonegoro,” ungkap Kepala Bidang Pemukiman dan Kawasan Perumahan, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Bojonegoro, Zamroni Kamis (3/12/2020).
[irp]
Zamroni mengatakan, bahwa program rehab rumah di Kabupaten Bojonegoro ini ada dua program yakni rehab RTLH dari Pemkab Bojonegoro dan ada program BSPS (Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya) yang sumber anggaran dananya dari pemerintah pusat. Untuk rehab RTLH yang anggaranya dari pemerintah pusat masing masing rumah diberikan bantuan sebesar Rp 17,5 juta. Sedangkan untuk RTLH dari anggaran APBD Bojonegoro setiap rumah mendapat bantuan Rp 20 juta.
Pada program BSPS tahun 2020 ini rehabilitasi dilakukan untu 500 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Sedangkan RTLH yang sumber dananya berasal dari bantuan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Perumahan untuk 106 unit rumah. Sehingga RTLH yang direhab sumber dananya dari Pemerintah pusat (DAK), totalnya ada 506 unit rumah.
"Kami juga mendapat dari pusat bantuan dari BPSP, DAK maupun APBD Bojonegoro, juga mendapat bantuan dari Corporate Social Responsibility (CSR) yakni sebanyak 218 unit rumah dengan anggaran Rp 4.36 milliar," kata Zamroni
Program RTLH atau yang disebut dengan Aladin (Atap, Lantai, dan Dinding), untuk semua program RTLH ini ada sebanyak 4.196 unit rumah. Rinciannya dana yang bersumber dari pemerintah pusat (DAK) atau kementerian PUPR ada 606 unit rumah. Sedangkan dari DAK ada 106 unit dan program BSPS ada 500 unit rumah.
Sedangkan RTLH atau yang disebut dengan Aladin (Atap, Lantai, dan Dinding) yang sumber dana dari APBD dan P-APBD Bojonegoro totalnya ada 3.372 unit rumah dengan rincian sumber dananya APBD Bojonegoro ada sebanyak 2.527 unit rumah dan sumber dana dari P - APBD ada sebanyak 845 unit rumah.
“Untuk bantuan RTLH dananya dari CSR ada sebanyak 218 unit rumah, dengan anggaran setiap rumah Rp 20 juta,” pungkasnya .(rtn)
Editor : M Nur Afifullah