klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Plt Bupati Jember Pertimbangkan Hotel Bintang Dua dan Tiga Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy

KLIKJATIM.Com | Jember - Penularan dan penyebaran kasus positif Covid-19 di Jember semakin tinggi. Pemda Kabupaten Jember pun mempertimbangkan untuk menyulap hotel berbintang 2 hingga 3 menjadi tempat isolasi pasien Covid-19.

[irp]

Plt Bupati Jember, Drs KH Abdul Muqit Arief mengatakan, hotel bintang 2 dan 3 perlu dipertimbangkan untuk menampung isolasi pasien Covid-19 tanpa gejala atau OTG. Diharapkan keberadaan hotel membantu memudahkan penanganan Covid-19.

"Para kepda diminta mempertimbangkan fasilitas isolasi bagi pasien Covid-19. Karena yang menjadi perhatian saat ini peningkatan kapasitas rumah sakit. Lokasi bisa hotel bintang dua atau tiga," katanya, Jumat (28/11/2020).

Untuk itu, Plt Bupati Jember, Muqit mengajak warga masyarakat Jember senantiasa mematuhi protokol kesehatan, masyarakat bisa membantu menghadapi pandemi Covid-19 beberapa bulan ke depan.

"Kami minta warga Jember untuk menerapkan protokol kesehatan dengan jaga jarak, pakai masker dan rajin mencuci tangan. Virus ini ada, sehingga harus disikapi dengan serius dalam menanganinya," harapnya.

Dikonfirmasi terpisah, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jember, Gatot Triyono menuturkan, rumah sakit rujukan untuk penanganan pasien positif Covid-19 ada. Pemkab juga menyediakan fasilitas ruang isolasi di Jember Sport Garden (JSG). 

"Untuk isolasi pasien Covid-19 selain di rumah sakit, kita carikan alternatif lain sesuai petunjuk Plt Bupati Jember. Fasilitas ruang isolasi yang ada di Jember ada yang rumah sakit dan satu lagi ada JSG,” ungkapnya.

Berdasarkan data yang dibagikan oleh Satgas Penanganan Covid-19 Jember, jumlah warga Jember yang terkonfirmasi positif hingga Jumat ini 2.268 orang dengan rincian pasien sembuh 1.668 orang, pasien yang dirawat 502 orang dan meninggal dunia 98 orang. (hen)

Editor :