klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Ada Aliran Sesat di Probolinggo, Laki-laki Perempuan Wiridan di Ruangan Gelap Tanpa Busana

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Wakil Rais Syuriah PWNU (Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama) KH. Moh. Hasan Mutawakkil Alallah. IST
Wakil Rais Syuriah PWNU (Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama) KH. Moh. Hasan Mutawakkil Alallah. IST

KLIKJATIM.Com I Probolinggo – Ada aliran sesat di Kabupaten Probolinggo. Ajarannya menyimpang dari Thoriqoh, jamaah laki-laki dan perempuan wiridan didalam satu ruangan gelap tanpa busana.

“Wiridannya kumpul laki-laki dan perempuan, lampu harus mati dan tidak memakai baju. Dan ada seorang santri yang mengaku istrinya ikut thoriqoh ini, tapi setelah ikut istrinya tidak mau pulang, malah ikut dengan mursyidnya,” kata Wakil Rais Syuriah PWNU (Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama) Jatim  KH. Moh. Hasan Mutawakkil Alallah, pada acara pelantikan PCNU Kota Kraksaan di Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kraksaan

[irp]

Aliran sesat tersebut berada di Kecamatan Leces.  Kiai Mutawakkil berharap agar PCNU setempat dapat memberikan pendampingan terhadap masyarakat. Terutama  agar masyarakat tidak terpengaruh terhadap aliran sesat tersebut. Terlebih, PCNU setempat bisa meredam eksistensi dari aliran sesat tersebut.

“PCNU harus hadir di tengah-tengah masyarakat.Jangan hanya hadir saat pilkada saja,” harapnya.

Ketua PCNU KH Shihabuddin Sholeh mengatakan,pihaknya sudah mengetahui adanya aliran tersebut, termasuk yang berada di Desa Pesawahan, Kecamatan Tiris. Ini thoriqoh yang menyimpang “Kami akan kerja sama dengan MUI (Majelis Ulama Indonesia) untuk menangani ini,” paparnya.

Sementara itu, Sekretaris MUI setempat Yasin mengatakan, aliran tersebut memang sudah pernah masuk dalam ranah pengawasannya. Namun, sebelum dilakukan tindakan, pihaknya mengalami kesulitan informasi. “Sudah pernah kami bahas, tapi aliran ini memang sering berpindah-pindah tempat, akhirnya kami kehilangan jejak,” jelasnya.(hen/krn ptr)

Editor :