KLIKJATIM.Com | Jombang - Pasangan Calon (Paslon) Warsubi dan Salmanuddin Yazid mendengarkan curahan hati (curhat) pedagang Pasar Senggol (Bhayangkara) Jombang yang melegenda sejak tahun 1986.
Pasar berusia puluhan tahun ini menjadi jujukan para pembeli baik dari dalam maupun luar Jombang, untuk belanja baju dan kebutuhan lainnya dikenal dengan harganya yang murah.
Warsubi-Salman menyusuri sepanjang stand di pasar senggol yang dimiliki sekitar 90 pedagang, keduanya menyapa dan berdialog tentang apapun yang dirasakan sebagai pelaku UMKM di Kabupaten Jombang.
Ditengah perjalanannya di pasar senggol, sejumlah pedagang meyiapkan forum seadanya dengan membentuk kursi melingkar, para pedagang melakukan diskusi dengan Warsubi-Salman mengenai tempat mereka mengais rejeki turun temurun ini.
Perwakilan paguyuban pasar senggol, Muhaimin mengungkapkan jika selama puluhan tahun bersama puluhan pedagang lainnya telah jatuh bangun melakukan aktifitas jual beli di area pasar yang hanya selorong jalan itu.
"Kami sudah nyaman disini dan tempat ini bagi kami sudah mendarah daging. Kita berjualan dan mencari nafkah juga disini dan Alhamdulillah bisa bertahan sampai sekarang," ungkapnya.
Ia mengaku bersyukur karena calon bupati dan wakil bupati Jombang menyapa pasar senggol, sebagaimana keinginan pedagang lainnya ia menginginkan sebuah legalitas dan menjadikan area tersebut jadi jujukan wisata belanja Jombang.
"Kami minta kepada Pak Warsubi untuk bisa menetapkan dan melegakan secara hukum tempat berjualan kami disini untuk seterusnya. Selain itu kami berharap tempat ini kalau bisa menjadi destinasi wisata, belanja pakaian yang ada di Jombang," katanya.
Selain itu ia berharap tidak akan ada relokasi pasar senggol, namun ada renovasi ulang sehingga pedagang dan pengunjung ketika melihat tempat belanja yang rapi, bersih, dan indah.
Baca juga: Pilkada 2024 Jombang, Mundjidah-Sumrambah Nomor Urut 1 dan Warsubi-Salman Nomor Urut 2"Karena selama ini hingga dari luar Jombang juga belanja disini, dari Lamongan, Tuban, Bojonegoro. Karena disini terkenal harganya murah," ujar Muhaimin.
Menanggapi hal tersebut, Warsubi mengungkapkan kegaguman kegigihan para pedagang pasar senggol yang masij tetap eksis, yang kemudian ia berjanji akan turut membantu para pelaku UMKM ini jika dirinya terlilih sebagai Bupati Jombang 2025-2030.
"Tentunya sesuai dengan harapan para pedagang tadi, tempat ini harus ada legalitas yang jelas atau berbadan hukum. Tempat ini juga harus diperbaiki dan ditata sedemikian rupa, supaya para pedagang dan pembeli bisa nyaman bertransaksi disini," kata paslon Pilkada Jombang nomor urut 02 ini.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Warsubi mengaku akan menerapkan pemerintahan yang bottom-up, sehingga melibatkan seluruh pihak terutama para pedagang dan masyarakat dari tingkat bawah untuk membuat perekonomian di kota santri dapat berputar.
“Targetnya yang penting bisa bersama dengan Gus Salman untuk menang bersama masyarakat. Kami ingin membangun tanpa meninggalkan masyarakat. Partisipasi masyarakat pada pembangunan Jombang lebih maju jadi prioritas kami,” ujarnya.
Warsubi juga mengatakan jika Jombang bukan wilayah yang bergerak di sektor kelautan, sehingga untuk mensejahterakan warga adalah dengan menggenjot kemajuan UMKM di kota santri ini.
“Tentunya akan kami dukung UMKM di Jombang karena banyak yang dijual di pasar senggol juda produk asli masyarakat sini, sehingga kami harus dukung untuk kesejahteraan warga Jombang," pungkasnya. (qom)
Editor : Diana