Rektor Unitomo Jamin Pendidikan dan Kenyamanan Mahasiswa Papua di Kampus

klikjatim.com
Rektor Unitomo, Bahrul (tengah) sedang menyampaikan keterangan dalam mediasi bersama perwakilan mahasiswa Papua. (Niam Kurniawan/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Surabaya – Rektor Universitas Dr Soetomo (Unitomo), Bahrul Amiq menjamin pendidikan dan kenyamanan mahasiswa Papua yang berkuliah di kampus setempat. Hal tersebut disampaikan setelah menggelar mediasi dengan sekitar 8 mahasiswa aktif dari Papua, yang masih menjalani proses pendidikan di Unitomo Jalan Semolowaru, Kecamatan Sukolilo, Surabaya, Selasa (20/8/2019).

Bahrul mengaku, turut prihatin atas terjadinya peristiwa di Asrama Mahasiswa Papua yang berlokasi di Kalasan, Surabaya beberapa waktu lalu. "Saya turut prihatin atas apa yang menimpa di Asrama Mahasiswa yang diporak-porandakan," ujarnya.

Baca juga: Kasus Korupsi BSPS Sumenep Memanas: Kejati Jatim Tetapkan Tenaga Ahli DPR RI sebagai Tersangka Baru

[irp]

Dia mengungkapkan, total ada sebanyak 100 orang lebih mahasiswa dari Papua yang menempuh studi di Unitomo. Mereka semua dipastikan mendapat jaminan pendidikan dan kenyamanan tanpa adanya diskriminasi.

"Kami jamin kalian tetap dapat kuliah di sini dengan baik," tegasnya.

Lebih lanjut, Bahrul membeberkan alasannya memberikan jaminan. Semua itu dilakukan sebagai bentuk feedback dari keramahan dan kenyamanan yang diberikan kepada masyarakat Jawa yang berada di Papua

Baca juga: Wings Group Buka Lowongan Kerja untuk 49 Posisi

"Orang-orang Papua kepada masyarakat Jawa yang ada di Papua juga bersahabat. Mereka baik kepada saudara-saudara kita yang non-papua yang ada di sana," terangnya.

[irp]

Bahrul berpesan kepada seluruh elemen masyarakat di Surabaya, agar selalu menjaga keamanan dan kenyamanan dengan baik, serta dapat menyelesaikan segala persoalan melalui pembicaraan (musyawarah) atau mediasi yang benar.

Baca juga: Gerak Cepat Khofifah Pulihkan Nadi Pertanian Situbondo, Targetkan Irigasi Rampung dalam Tiga Hari

Selain itu, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan kepolisian. Yaitu terkait keamanan dan kenyamanan mahasiswa Papua yang sedang melaksanakan pendidikan di Surabaya.

"Kalau tugas keamanan itukan tugas polisi, tentu nanti akan kita koordinasikan dengan Polsek dan kami akan koordinasi dengan Polres. Supaya terus menjaga kondusifitas di Surabaya, tentunya untuk menimbulkan rasa aman bagi teman-teman Papua, yang sedang melakukan pendidikan," tandasnya. (nk/hen)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru