KLIKJATIM.Com | Gresik - Selain ada yang pingsan jatuh dari mobil komando, ada peserta aksi tolak Omnibus Law Cipta Kerja di Gresik yang diciduk aparat kodim. Cerinya, saat aksi mereka membentangkan poster dengan tulisan yang seronok. DPR RI K*nt*l, m*m*k ng*nt*d, tai bangs*t," begitu isi poster yang ditulis di kardus.
[irp]
Baca juga: Pansus DPRD Gresik Desak Pemkab Tingkatkan Optimisme Proyeksi Fiskal dalam RPJMD 2025–2030
Poster ini dibawa oleh tiga mahasiswa. Bahkan mereka silih berganti berswafoto dengan latar poster tersebut.
Anggota TNI dari Kodim Gresik yang melihat hal tersebut tidak tinggal diam. Tiga mahasiswa yang membawa poster langsung "diciduk" dan diintrograsi selama sekitar 30 menit. Setelah massa aksi membubarkan diri di Depan Gedung DPRD GresikSebelum dilepaskan, KTP salah satu mahasiswa tersebut, atas nama Handito (24) asal Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Gresik disita. Setelah KTP disita ketiga mahasiswa itu dinasehati oleh tiga anggota TNI.
"Nanti disuruh ambil KTPnya di Markas," ujar salah satu mahasiswa, Kamis (8/10/2020).
Baca juga: Polisi Akan Panggil Orang Tua dan Guru Remaja yang Tenteng Celurit di Kabupaten Gresik
Kordinator lapangan (Korlap) aksi Aliansi Mahasiswa Gresik Khoirul Alim memberikan klarifikasi terkait poster itu. Pihaknya tidak tau ada massa aksi yang membawa poster itu. "Dan ketiga mahasiswa Unmuh itu menemukan secara tak senngaja poter itu," katanya.(rtn)
Baca juga: Bosda 2023 Tak Cair Separuh, Komisi IV DPRD Gresik Beri Catatan Evaluasi
Editor : Redaksi