Dihadang Massa KITA, Aktifis KAMI Batal Gelar Deklarasi di Gedung Juang 45

klikjatim.com
Aksi Massa Surabaya KITA membentangkan poster di depan Gedung Juang 1945 Jl Mayjande Soengkono Surabaya, menolak silaturahmi aktifis KAMI Jawa Timur

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Rencana deklarasi dan Silaturrahim Akbar Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Provinsi Jatim di Gedung Juang 45 Jl Mayjend Soengkono Surabaya batal digelar. Itu terjadi setelah puluhan massa mengatasnamakanKoalisi Indonesia Tetap Aman (KITA) berunjuk rasa dan memblokade halaman depan Gedung Juang 45, Senin (28/9/2020).

[irp]

Baca juga: Kafilah Gresik Kembali Pertahankan Juara Umum MTQ XXXI di Jember

Rencananya di dalam Gedung Juang 45 deklasri KAMI Provinsi Jatim akan membahas tema Mengantisipasi Bangkitnya Komunisme Gaya Baru. Ada tiga pembicara yang dijadwalkan hadir. Di antaraya Jenderal TNI Purn Gatot Nurmantyo, Prof Din Syamsudin dan Prof Rochmat Wahab.

Berdasarkan pantauan Klikjatim.com, massa ormas yang tergabung dalam Surabaya Adalah Kita, memblokade pintu masuk Gedung Juang 45. Mereka berusaha mencegat setiap anggota KAMI Jatim yang akan mau masuk gedung tersebut. Beberapa kali, pengendara motor atau mobil yang akan masuk Gedung Juang 45 dirazia oleh massa dari Surabaya Adalah Kita.

Baca juga: Bea Cukai Gresik Musnahkan 4,3 Juta Batang Rokok Ilegal

Namun, razia yang dilakukan massa dari Surabaya Adalah Kita tidak membuahkan hasil. Karena tidak ada Anggota dari KAMI Jawa Timur yang mendatangi lokasi. Komite Eksekutif KAMI Jatim, Donny Handricahyono membenarkan, acara batal digelar di Gedung Juang 45. Menurutnya, banyak pihak yang menentang acara tersebut. "Batal di sana. Karena banyak yang menentang. Kita masih bahas ini," ujarnya kepada

Kapolsek Sawahan AKP Wisnu Setiyawan Kuncoro di lokasi mengatakan bahwa tidak ada acara KAMI Jatim di Gedung Juang 45. Menurutnya, pihak penyelenggara harusnya memperhatikan kelayakan bangunan. “Ini kan kegiatan yang mengumupulkan massa harusnya diperhitungkan bagaimana protokol kesehatannya. Acara ini juga tidak ada izin,” terangnya.

Baca juga: KEK JIIPE Gresik Catat Investasi Hingga Triwulan I-2025 Capai Rp 87 Triliun

Hingga saat ini, massa yang menolak acara KAMI masih bertahan di lokasi. Sedangkan, dari pihak penyelenggara dan pembicara belum terlihat di lokasi. Gatot Nurmantyo sendiri masih berada di Jabal Nur, Jalan Jambangan Surabaya. (hen)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru