KLIKJATIM.Com | Pasuruan - Ketua PMI Kota Pasuruan, Djoni Agung mengungkapkan, saat ini ketersediaan darah di Palang Merah Indonesia (PMI) setempat menipis. Kemarin, untuk stok darah golongan B dan AB tersisa hanya 1 kantong. Sedangkan darah A sisa 6 kantong dan golongan darah O ada 25 kantong.
[irp]
Baca juga: AZKO Buka Gerai di Kota Pasuruan, Tawarkan 52 Brand Ternama
"Dalam beberapa bulan terakhir stok darah sering krisis. Bahkan pernah sampai kosong,” tutur Djoni, seperti dilansir radarbromo.jawapos.com, Minggu (2/8/2020).
Kondisi ini karena jumlah pendonor yang datang ke PMI setempat berkurang drastis sejak pandemi Covid-19. Akibatnya, batas aman stok darah pun sulit terpenuhi.
Menurut Djoni, rata-rata per harinya jumlah pendonor yang datang antara 3 hingga 5 orang. Padahal dalam sehari minimal seharusnya ada 15 hingga 20 kantong darah.
Baca juga: Ada Enam Lowongan Kerja di Bogasari Flour Mills Surabaya Tahun 2024, Buruan Lamar Gaji Tinggi
[irp]
Dengan demikian, persediaan darah menjadi tidak stabil. Bahkan stok darah sering tidak ideal.
Baca juga: Kala Khofifah Sebut Buruh Berperan Jaga Stabilitas Ekonomi Jatim di HUT SPSI ke-51
“Kalau sudah krisis seperti sekarang, kami lakukan upaya jemput bola kepada donor melalui komunitas, instansi, atau masyarakat umum,” imbuhnya. (nul)
Editor : Redaksi