KLIKJATIM.Com | Malang - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batu saat ini sedang melacak keberadaan pasien positif yang kabur dari rumahnya. Pasien perempuan tersebut kabur ketika hendak dijemput di rumahnya di Desa Beji, Kecamatan Junrejo, Kota Batu untuk menjalani karantina.
[irp]
Baca juga: Polres Batu Ringkus Pengedar Narkoba, Sita 40 Butir Ekstasi
Kepala Desa Beji, Deny Cahyono kepada wartawan membenarkan jika ada salahsatu warganya yang meninggakan rumah saat hendak dijemput untuk karantina. Bersama TGPP Covid Batu, pihaknya masih mencari keberadaan warganya tersebut. ‘’Ini sedang kami cari. Bagi yang berada di shelter akan terus dipantau pihak pemerintah desa, dan jika diperlukan akan membantu kebutuhan logistik," kata .
Dijelaskan, warganya diketahui positif setelah mengikuti uji swab di Desa Beji. Selama ini pasien wanita itu berdomisili di Karangploso, Kabupaten Malang. Di Beji sendiri ada penambahan tiga orang, namun dua pasangan suami istri sudah dievakuasi.
Dalam catatan, di Kota Batu jumlah terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah 13 orang. Terhitung per tanggal 4 Juli, total pasien positif berjumlah 79 orang dari sebelumnya 66 pasien positif Covid-19. Klaster penularan masih didominasi dari lingkup keluarga. 10 orang yang dinyatakan positif Covid-19 dievakuasi ke shelter Hotel Mutiara Baru.
Baca juga: Wali Kota Batu Dorong Petani Beralih ke Tanaman Tegak
Dari data sebaran Covid-19, penambahan kasus terkonfirmasi positif berada di Kecamatan Junrejo, yakni Desa Beji, Desa Tlekung dan Desa Mojorejo. Serta Desa Sumberejo, Kecamatan Batu dan Desa Bumiaji, Kecamatan Bumiaji.
[irp]
Sedangkan di Desa Mojorejo dikonfirmasi ada tambahan tujuh orang dinyatakan positif. Tiga orang di antaranya tertular dari keluarganya yang berstatus PDP dan telah meninggal, 20 Juni lalu. Ketiganya menjalani tes swab beberapa hari kemudian dan dinyatakan positif. Tiga pasien lainnya juga tertular dari salah satu anggota keluarganya. Keenam orang tersebut saat ini diisolasi di shelter Hotel Mutiara Baru. Sedangkan 1 lainnya dirawat di rumah sakit karena memiliki penyakit bawaan.
Baca juga: Siang Bolong, Pria Tanpa Identitas Tewas di Bawah Jembatan Cangar
Kepala Desa Mojorejo, Rujito mengatakan petugas membawa keenam pasien positif ke tempat isolasi pada Sabtu pagi. Rujito menghimbau agar masyarakat tak mengucilkan mereka yang terjangkit karena Covid bukan aib. Dan pastinya tidak ada satu pun yang ingin terjangkit.
Ia pun merasa lega karena keenam pasien berbesar hati untuk dievakuasi ke shelter Hotel Mutiara Baru untuk menjalani isolasi mandiri. Menurut Rujito, kesediaan mereka dievakuasi di shelter mendapat apresiasi dari warga lingkungan sekitar. (hen)
Editor : Redaksi