Pasar Murah Khofifah di Probolinggo, Beras 5 Kg Dijual Mulai Rp55 Ribu

Reporter : Abdul Aziz Qomar

KLIKJATIM.Com | Probolinggo – Warga Desa Jatiadi, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, mendapat kesempatan membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih murah. Pasar murah yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Timur di halaman Balai Desa Jatiadi, Selasa (3/11/2026), menyediakan beras, minyak goreng, gula, telur hingga daging ayam dengan harga terjangkau.

Kegiatan yang dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur. Pasar murah ini ditujukan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan rumah tangga sekaligus menjaga daya beli di tengah dinamika harga bahan pokok.

Baca juga: Lepas Pesepeda ‘Ride for Palestine’ Menuju Jakarta, Gubernur Khofifah Bawa Pesan Kemanusiaan dan Perdamaian Dunia

Sejumlah komoditas dijual dengan harga di bawah harga pasar pada umumnya. Beras medium program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ditawarkan Rp55 ribu per kemasan lima kilogram. Sementara beras premium dijual Rp70 ribu per kemasan lima kilogram.

Minyak goreng MinyaKita tersedia dengan harga Rp13 ribu per liter. Gula pasir dijual Rp14 ribu per kilogram dan tepung terigu Rp10 ribu per kilogram.

Untuk kebutuhan bumbu dapur, bawang merah dan bawang putih masing-masing dibanderol Rp6 ribu per kemasan 250 gram. Sedangkan cabai dijual Rp5 ribu per paket.

Pasar murah tersebut juga menyediakan kebutuhan protein keluarga. Telur ayam ras dijual Rp20 ribu per pak, sedangkan daging ayam tersedia dalam dua pilihan harga, yakni Rp32 ribu untuk kemasan besar dan Rp16 ribu untuk kemasan kecil.

Khofifah mengatakan, kegiatan pasar murah menjadi salah satu bentuk kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Menurutnya, peringatan Hari Jadi ke-81 Jawa Timur harus diisi dengan kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, bukan sekadar seremoni.

“Pasar Murah ini menjadi salah satu ikhtiar kita untuk membantu warga mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” ujarnya.

Baca juga: Pimpin Misi Dagang Jatim-Sulsel di Makassar, Gubernur Khofifah Sukses Catatkan Transaksi Fantastis Rp 5,69 Triliun

Dia menjelaskan, keterjangkauan harga pangan berpengaruh terhadap kemampuan keluarga dalam mengatur pengeluaran. Dengan berkurangnya beban belanja kebutuhan pokok, masyarakat diharapkan memiliki anggaran lebih untuk memenuhi kebutuhan lain, seperti pendidikan dan kesehatan.

Karena itu, Pemprov Jatim berupaya mendekatkan pelaksanaan pasar murah ke kawasan permukiman agar masyarakat lebih mudah mengakses bahan pangan dengan harga terjangkau.

Khofifah berharap kegiatan serupa dapat membantu warga Desa Jatiadi dan sekitarnya. Dia juga mengajak berbagai pihak memperkuat kepedulian dan gotong royong dalam menjaga ketahanan pangan.

“Semoga Pasar Murah ini membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kita ingin semangat Hari Jadi Jawa Timur dirasakan melalui manfaat yang nyata bagi keluarga-keluarga di Jawa Timur,” tuturnya.

Baca juga: PT Smelting Raih Penghargaan dari Gubernur Jawa Timur atas Kontribusi Pelestarian Ekosistem Mangrove

Selain berbelanja kebutuhan pokok, warga yang hadir juga mendapat kesempatan mengikuti pengundian sejumlah hadiah atau *doorprize* yang diserahkan langsung oleh Khofifah.

Manfaat kegiatan tersebut dirasakan langsung oleh masyarakat. Anis (24), salah seorang pengunjung, mengaku terbantu dengan harga bahan pokok yang ditawarkan dalam pasar murah.

Hal serupa disampaikan Nuraini. Warga yang tengah hamil tersebut mengaku bersyukur bisa membeli telur dengan harga terjangkau untuk memenuhi kebutuhan gizi selama kehamilan.

“Selain itu, saya juga dapat telur untuk tambahan gizi buat calon bayi,” pungkasnya.

Editor : Abdul Aziz Qomar

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru