Warga Kediri Ramai-ramai Perbaiki Status Desil

Reporter : Iman
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kediri, Subur Widono

KLIKJATIM.Com | Kediri  - Dinas Sosial Kabupaten Kediri mempercepat perbaikan data kemiskinan dengan memberikan pembekalan teknis aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) kepada operator desa. Hal ini seiring ada puluhan ribu warga Kediri yang antre memperbaiki desil mereka.

Pada agenda pembekalan yang digelar di Gedung Bagawanta Bhari, Senin, 28 September 2026, upaya ini menindaklanjuti arahan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana atau Mas Dhito menyikapi banyaknya aduan warga soal peringkat desil yang tidak sesuai kondisi riil.

Baca juga: Persik Kediri Rekrut Dua Pemain Baru Hadapi Super League 2026/2027

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kediri, Subur Widono mengatakan, desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) menjadi acuan utama penyaluran bansos agar tepat sasaran. Hingga September 2026, tercatat 24.905 warga datang ke desa untuk mengurus perbaikan desil.

"Petugas operator yang ada di desa ini menjadi garda depan, melalui aplikasi SIKS-NG ini mereka dapat mengusulkan pembaruan desil sesuai kondisi riil warga," kata Subur.

Kegiatan pembekalan ini juga diikuti pendamping PKH, Kasi Kesra, dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan, dengan narasumber dari BPS Kabupaten Kediri.

Subur menambahkan, selain perbaikan desil, Dinsos juga menangani 6.245 penerima bansos yang dihentikan karena terindikasi judi online. Warga yang merasa tidak terlibat bisa mengajukan sanggahan untuk diusulkan kembali.

Baca juga: Kinerja Giling PG Ngadiredjo Beri Kepastian Penyerapan Tebu Petani

"Melalui kegiatan ini, kita berharap data kemiskinan yang ada sesuai kondisi riil masyarakat dan penyaluran bansos tepat sasaran," katanya.

Kegiatan pembekalan ini juga diikuti pendamping PKH, Kasi Kesra, dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan, dengan narasumber dari BPS Kabupaten Kediri.

Subur menambahkan, selain perbaikan desil, Dinsos juga menangani 6.245 penerima bansos yang dihentikan karena terindikasi judi online. Warga yang merasa tidak terlibat bisa mengajukan sanggahan untuk diusulkan kembali.

Baca juga: Raih 14 Medali Dari 10 Atlet, Perjuangan Atlet Paralimpik Kota Kediri Ini Bikin Kejutan

Baca juga:Eco-candle, Solusi Limbah Minyak Jelantah dari Komunitas 3R Kediri
"Melalui kegiatan ini, kita berharap data kemiskinan yang ada sesuai kondisi riil masyarakat dan penyaluran bansos tepat sasaran," katanya.

Perbaikan desil disambut antusias warga. Salah satunya, warga di Kabupaten Kediri, Ahmad.

"Saya harap masyarakat yang mengalami perubahan desil dapat langsung mengurus ke operator desa. Harapannya, semoga mereka itu bisa dapat bantuan lagi," ujar Dedi.

Editor : Fatih

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru