KLIKJATIM.Com | Surabaya – Kompleks Perguruan Muhammadiyah Kenjeran berubah menjadi lautan jamaah, Minggu (28/9) pagi. Lebih dari 2.000 jamaah dari berbagai wilayah Surabaya dan sekitarnya datang mengikuti Pengajian Ahad Pagi Pencerah yang digelar Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kenjeran.
Kegiatan yang diinisiasi Majelis Tabligh PDM Kota Surabaya bersama Biro Klik JodohMu PDM Surabaya tersebut menghadirkan Ustadz Salim A. Fillah sebagai penceramah. Selain menjadi ruang penguatan nilai-nilai keislaman, pengajian juga mengangkat pentingnya membangun keluarga sakinah serta memperkuat peran dakwah di tengah perubahan zaman dan derasnya perkembangan teknologi digital.
Baca juga: Survei IDM: 89,3% Pengguna Puas, Layanan Pelindo Dinilai Cepat, Andal, dan Berorientasi Pelanggan
Sejak pagi, jamaah berdatangan dan memenuhi kawasan perguruan. Tingginya partisipasi tersebut menjadi gambaran kuatnya antusiasme masyarakat terhadap kegiatan dakwah yang dikemas secara terbuka dan melibatkan berbagai unsur Muhammadiyah.
Ketua PCM Kenjeran Ali Fauzi mengungkapkan rasa syukur atas kepercayaan PDM Kota Surabaya yang memberikan kesempatan kepada PCM Kenjeran menjadi tuan rumah.
“Alhamdulillah, pagi ini Kenjeran menjadi lautan jamaah. Lebih dari 2.000 jamaah hadir memadati kompleks Perguruan Muhammadiyah Kenjeran. Ini menjadi bukti bahwa dakwah Muhammadiyah masih dirindukan umat,” ujarnya.
Menurut Ali, kegiatan tersebut menjadi momentum kebersamaan karena melibatkan hampir seluruh unsur Muhammadiyah di tingkat cabang. Organisasi otonom, majelis, Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM), Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA), hingga amal usaha Muhammadiyah dan Aisyiyah (AUM-AUA) turut mengambil peran.
“Semua bergerak. Ini adalah syiar kebersamaan,” tegasnya.
Di tengah semarak pengajian, PCM Kenjeran juga menandai babak baru pengembangan pendidikan dan pembinaan generasi muda. Dua fasilitas baru, yakni Gedung SMP Muhammadiyah 15 Surabaya dan Muhammadiyah Sport Center PCM Kenjeran, secara resmi diresmikan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed.
Peresmian tersebut menjadi bagian penting dari upaya PCM Kenjeran memperkuat infrastruktur pendidikan sekaligus memperluas ruang pembinaan generasi muda melalui olahraga dan kegiatan kepemudaan.
Dalam sambutannya, Abdul Mu’ti mengapresiasi langkah PCM Kenjeran yang terus mengembangkan amal usaha Muhammadiyah dengan mengedepankan kualitas.
“PCM Kenjeran telah memberi contoh nyata bagaimana amal usaha Muhammadiyah harus terus meretas batas dan mengedepankan kualitas,” kata Abdul Mu’ti.
Ia menegaskan, pembangunan fasilitas pendidikan dan olahraga tidak seharusnya berhenti pada pembangunan gedung. Infrastruktur tersebut harus memiliki fungsi yang lebih luas, terutama sebagai ruang untuk membentuk generasi muda yang sehat, cerdas, berkarakter, dan memiliki keteguhan iman.
Baca juga: Semarak Kompetisi dan Aksi Suporter Warnai Honda DBL 2026 East Java – East di Jember
“Gedung sekolah dan Sport Center ini bukan hanya bangunan fisik, tetapi pusat pembentukan karakter generasi yang kuat jasmani, cerdas akal, dan kokoh iman,” tuturnya.
Gedung baru SMP Muhammadiyah 15 Surabaya berdiri empat lantai dengan dukungan sejumlah fasilitas penunjang pembelajaran. Di dalamnya terdapat ruang belajar, kelas dengan konsep modern, laboratorium, hingga perpustakaan digital yang disiapkan untuk menunjang proses pendidikan.
Sementara itu, Muhammadiyah Sport Center PCM Kenjeran dirancang sebagai ruang pembinaan olahraga sekaligus pengembangan prestasi generasi muda. Berbagai kegiatan akan dikembangkan, di antaranya olahraga memanah, Tapak Suci, Hizbul Wathan, serta pembinaan atlet muda Muhammadiyah.
Bagi PCM Kenjeran, pembangunan dua fasilitas tersebut merupakan bagian dari agenda yang lebih besar. Infrastruktur pendidikan dan olahraga itu diarahkan untuk memperkuat ekosistem kaderisasi, dakwah, pendidikan, prestasi, sekaligus pemberdayaan masyarakat.
Ali Fauzi berharap keberadaan fasilitas baru tersebut dapat menjadi ruang lahirnya kader-kader unggul dari Kenjeran dan sekitarnya, baik di bidang keagamaan, olahraga maupun ilmu pengetahuan.
“Harapannya, fasilitas ini bisa menjadi episentrum kaderisasi dan melahirkan generasi yang unggul di berbagai bidang,” ujarnya.
Baca juga: Karyawan SPPG Pencuri Migor Diringkus Polsek Sawahan Surabaya
Penguatan sektor pendidikan juga menjadi perhatian PCM Kenjeran. Dengan fasilitas yang semakin memadai, kepercayaan masyarakat terhadap amal usaha pendidikan Muhammadiyah dan Aisyiyah di kawasan tersebut diharapkan terus tumbuh. Ekosistem pendidikan itu mencakup KB dan TK Aisyiyah, MIM 25 hingga SMP Muhammadiyah 15 Surabaya.
Muhammadiyah Sport Center juga tidak hanya diproyeksikan untuk kegiatan olahraga. Pengelolaan secara produktif diharapkan dapat berkembang menjadi bagian dari pemberdayaan ekonomi PCM. Unit-unit usaha baru nantinya dapat memberikan manfaat lebih luas, termasuk membantu pembiayaan beasiswa bagi kaum dhuafa dan mendukung kegiatan Aisyiyah Kenjeran.
Sementara dalam bidang sosial dan dakwah, PCM Kenjeran terus membangun sinergi antarunit. Aisyiyah berperan dalam pembinaan keluarga, masjid menjadi pusat aktivitas dan pembinaan umat, LKSA memberikan pendampingan serta pendidikan bagi anak yatim dan piatu, sedangkan layanan kesehatan terus diperkuat sebagai bentuk pelayanan sosial kepada masyarakat.
“Kami tidak ingin gedung ini hanya megah. Kami ingin gedung ini hidup 24 jam untuk dakwah, pusat kaderisasi, dan peningkatan prestasi,” tegas Ali.
Atas terselenggaranya kegiatan sekaligus pembangunan dua fasilitas tersebut, Ali menyampaikan apresiasi kepada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, PDM Kota Surabaya, para donatur, serta seluruh pihak yang memberikan dukungan.
“Terima kasih kepada Prof. Mu’ti, PDM Kota Surabaya, dan seluruh donatur yang telah membantu mewujudkan mimpi lama kami,” pungkasnya.
Editor : Fatih