25 Tahun, Nyana Vaddhano Jadi Doktor Termuda dalam Sejarah UKWMS

Reporter : Diana
Nyana Vaddhano (kanan) pagi ini diwisuda sebagai doktor termuda dalam Sejarah UKWMS

KLIKJATIM.Com | Surabaya  - Di usia 25 tahun 11 bulan, Dr. Nyana Vaddhano, S.Bns., M.M., CDMS., berhasil meraih gelar doktor. Pencapaian tersebut membuatnya tercatat sebagai doktor termuda sepanjang sejarah Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS).

Nyana menjadi salah satu lulusan yang mencuri perhatian dalam Wisuda Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 yang digelar di Widya Mandala Hall, Kampus Pakuwon City Surabaya, Sabtu (26/9/2026).

Baca juga: Bogasari Baking Center Latih 25 Warga Tambaksari, Dorong Pengembangan UKM Kuliner

Ia menyelesaikan Program Doktor Ilmu Manajemen, Fakultas Bisnis UKWMS, melalui jalur akademik yang terbilang singkat. Nyana merupakan mahasiswa pertama yang mengikuti program fast track UKWMS dari jenjang sarjana hingga doktor.

Sebelum meraih gelar doktor, Nyana telah menyelesaikan pendidikan magister saat berusia 23 tahun. Setelah itu, ia dipercaya bergabung sebagai dosen di Fakultas Bisnis UKWMS.

Gelar doktor diperolehnya setelah menuntaskan sidang disertasi. Di tengah kesibukan akademik, Nyana juga tetap menjalankan aktivitas mengajar selama sekitar 2,5 tahun serta aktif melakukan penelitian, terutama di bidang strategic management.

"Untuk mencapai titik ini cukup sulit. Ada banyak tantangan dan dinamika perkuliahan yang membuat saya harus terus maju," ujar Nyana saat ditemui di kampus UKWMS, Jumat (25/9/2026).

Bagi Nyana, pencapaian tersebut tidak semata-mata tentang seberapa cepat seseorang menyelesaikan pendidikan. Ia menjadikan prinsip Kaizen sebagai pegangan, yakni terus berupaya menjadi lebih baik dari sebelumnya.

"Sebagai manusia kita harus lebih baik dari sebelumnya. Saya selalu berusaha untuk menjadi lebih baik dari sebelumnya," katanya.

Prinsip tersebut diterapkannya dalam menghadapi berbagai tuntutan akademik. Nyana mengaku harus meluangkan banyak waktu untuk belajar, memperdalam metodologi penelitian dan statistika, serta menyelesaikan berbagai tugas selama menempuh pendidikan doktoral.

Minat terhadap penelitian sendiri telah tumbuh sejak masa kuliah. Berbeda dari anggapan bahwa skripsi merupakan salah satu tahapan paling berat, Nyana justru menemukan ketertarikan pada aktivitas penelitian.

Ketertarikan itu semakin kuat ketika memasuki semester kedua program magister. Saat itu, ia sudah mulai menempuh program doktor.

Baca juga: Verifikasi PROPER Teguhkan Komitmen PT Terminal Teluk Lamong Perkuat Implementasi Green Port

"Passion saya memang penelitian. Outcome-nya saya menjadi seorang peneliti, terutama di bidang manajemen, khususnya strategic management," ujarnya.

496 Lulusan Ikuti Wisuda
Nyana menjadi salah satu dari 496 lulusan yang diwisuda UKWMS pada Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026. Mereka terdiri dari 8 doktor, 28 magister, 417 sarjana, dan 43 ahli madya.

Rektor UKWMS apt. Sumi Wijaya S.Si., Ph.D berharap para lulusan tidak berhenti pada pencapaian akademik. Ilmu dan nilai yang diperoleh selama menempuh pendidikan diharapkan dapat diterapkan serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Harapan saya, apa yang telah diberikan oleh UKWMS dapat bermanfaat, berguna, dan dapat diterapkan bagi kehidupan sesama," ujar Sumi.

Semangat tersebut sejalan dengan arah pengembangan UKWMS yang memperkuat misi menghasilkan impactful leaders. Lulusan diharapkan mampu memberikan dampak nyata, baik bagi kehidupan pribadi maupun lingkungan dan masyarakat di sekitarnya.

Baca juga: Plt Gubernur Emil Dorong Transformasi dari Digital Adoption Menuju Economic Value Creation

Sumi juga berpesan agar para lulusan tetap membawa nilai-nilai UKWMS yang terangkum dalam semangat peduli, komit, dan antusias ketika memasuki dunia profesional maupun kehidupan bermasyarakat.

Selain Nyana, sejumlah wisudawan lain juga mencatatkan prestasi akademik dan pengalaman internasional selama masa studi.

Salah satunya Willthy Cliffton Stanislaus Palit, Wisudawan Berprestasi Akademik Terbaik Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik UKWMS. Ia tercatat sebagai penerima Taiwan INTENSE Program 2025 di St. John University, Taipei, Taiwan.

Ada pula Siau Wei, Wisudawan Berprestasi Akademik Terbaik dan Aktif Berprestasi dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris. Ia memiliki pengalaman internasional melalui program Canada-ASEAN Scholarships and Educational Exchange for Development (SEED) dan menjalani studi selama satu semester.

Sementara itu, Faya Sherza Afrilyra, Wisudawan Berprestasi Akademik Terbaik dan Aktif Berprestasi dari Fakultas Teknologi Pertanian UKWMS, berhasil meraih Medali Perunggu NSSO Bidang Geografi serta Medali Perunggu NSSO Bahasa Indonesia.

Editor : Wahyudi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru