Tingkatkan Ekonomi Warga, Tim Desain Interior UPNVJT Latih Ibu PKK Sidoarjo Bikin Origami Lamp

Reporter : Anas
Mengubah Lipatan Kertas Menjadi Mahakarya Interior Berdaya Saing

KLIKJATIM.Com | Sidoarjo — Selembar kertas polos di tangan ibu-ibu Penggerak PKK RT 26 Desa Pabean, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, bertransformasi menjadi karya dekorasi interior yang memukau.

Berlokasi di kediaman Ketua PKK RT 26, Dyah Ratnawati, puluhan peserta antusias menyulap bahan sederhana menjadi Origami Lamp—lampu hias dengan pantulan cahaya berpola geometris.

Baca juga: Jadi Motor Penggerak Lingkungan, Kader Adiwiyata SMPN 1 Taman Dampingi SMPN 2 Waru dan SMPN 3 Krian

Kegiatan bernilai guna ini merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang digagas oleh Tim Pengmas Program Studi Desain Interior, Fakultas Arsitektur dan Desain (FAD), UPN "Veteran" Jawa Timur.

Ketua Pelaksana Tim Pengmas UPN "Veteran" Jawa Timur, Astrini Hadina, menjelaskan bahwa pelatihan ini dirancang tidak hanya untuk mengasah kreativitas dan keterampilan teknis masyarakat, melainkan juga untuk merintis peluang usaha berbasis komunitas.

“Origami Lamp kami kenalkan sebagai produk interior yang memiliki nilai estetika sekaligus potensi ekonomi. Harapannya, keterampilan ini dapat berkembang menjadi salah satu alternatif kegiatan produktif bagi masyarakat,” ujar Astrini.

Origami Lamp sendiri merupakan produk pencahayaan dekoratif yang mengombinasikan teknik melipat kertas dengan prinsip-prinsip desain interior modern. Karakter visual lampu terbentuk dari permainan bentuk geometris, efek pencahayaan (ambience lighting), serta pendaran bayangan yang unik.

Tak sekadar menitikberatkan pada keindahan visual, Tim Pengmas UPN "Veteran" Jawa Timur juga menyisipkan edukasi mengenai pentingnya aspek keberlanjutan dan ekonomi sirkular dalam sebuah rancangan produk interior.

“Prinsip ekonomi sirkular menitikberatkan pada bagaimana sebuah produk dirancang agar memiliki masa pakai lebih panjang, menggunakan bahan secara efisien, serta memungkinkan komponen untuk diperbaiki atau didaur ulang,” papar Astrini.

Baca juga: Perkuat Ukhuwah dan Marwah Organisasi, 500 Anggota Sanshter dan PSHT Sidoarjo Gelar Sholawat Bersama

Dalam pelaksanaannya, para peserta diajarkan memproduksi lampu menggunakan material ramah lingkungan.

Di antaranya pengaplikasian kertas daur ulang berkualitas tinggi, bahan pelindung untuk memperkuat ketahanan material, dudukan lampu berbahan kayu upcycled, serta penggunaan sistem lampu LED hemat energi.

Pendekatan modular ini membuat komponen produk mudah dirawat, diperbaiki, maupun dimanfaatkan kembali sehingga tidak menjadi sampah sekali pakai.

Meski pola lipatan geometris sempat menjadi tantangan karena membutuhkan tingkat ketelitian tinggi, pendampingan intensif dari para dosen dan mahasiswa Desain Interior UPN "Veteran" Jawa Timur membuat proses pembuatan berjalan lancar dan penuh kehangatan.

Baca juga: Inovasi Sabakarya: Lewat MoU dengan SMKN 1 Jabon, Siswa SMPN 1 Sedati Buat Seragam Batik Sendiri

Suasana semarak mencapai puncaknya saat sesi uji coba pencahayaan (lighting test). Ketika lampu utama ruangan diredupkan dan Origami Lamp dinyalakan, pendar cahaya LED yang menembus celah lipatan kertas menghasilkan bayangan berpola indah di seluruh penjuru ruangan, disambut tepuk tangan riuh para peserta.

Bagi warga PKK RT 26 Desa Pabean, keahlian baru ini berpeluang besar untuk dikembangkan menjadi lini produk dekorasi rumah hingga cendera mata khas daerah.

Tim Pengmas UPN "Veteran" Jawa Timur pun berkomitmen mendorong keberlanjutan program ini melalui pendampingan lanjutan mencakup pengembangan variasi desain, perhitungan biaya produksi, pengemasan, hingga strategi pemasaran digital.

Editor : Fatih

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru