Tongkang M80-1301 Ditemukan di Perairan Bawean, 8 ABK Selamat Dievakuasi

Reporter : Abdul Aziz Qomar

KLIKJATIM.Com | Gresik – Tongkang BG M80-1301 yang sempat tidak diketahui keberadaannya setelah kecelakaan laut di perairan sekitar Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, akhirnya ditemukan. Delapan anak buah kapal (ABK) yang berada di atas tongkang tersebut juga berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.

Tongkang ditemukan pada Senin (14/9/2026) sore oleh kapal SPOB BRM 400 di sekitar koordinat 05°52.552' LS dan 111°38.947' BT.

Baca juga: Data Penumpang di Pelabuhan Gresik Bakal Terhubung, Manifest Ditargetkan Lebih Akurat

Informasi penemuan diterima saat KN SAR Permadi tengah melakukan penyisiran di perairan sebelah barat Pulau Bawean. Setelah sekitar satu jam melakukan pencarian, tim SAR mendapat kabar bahwa BG M80-1301 telah ditemukan bersama seluruh delapan kru.

Dengan adanya informasi tersebut, KN SAR Permadi menghentikan proses pencarian dan kembali menuju Bawean. Kapal tersebut kemudian tiba dan bersandar di Pelabuhan Bawean sekitar pukul 17.30 waktu setempat.

Petugas Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas III Bawean, Irawan, mengatakan delapan ABK BG M80-1301 dievakuasi oleh SPOB BRM 400 untuk selanjutnya dibawa menuju Semarang.

"Sedangkan tongkang tersebut ditarik menggunakan TB Rava III dengan tujuan Tegal," ujarnya, Selasa (15/9/2026).

Perwakilan perusahaan operator kapal PT Dharmalancar Sejahtera, Fitra, membenarkan proses evakuasi tersebut. Ia memastikan seluruh kru berhasil diselamatkan.

Baca juga: Sopir Dump Truk di Gresik Keluhkan Jam Operasional, Khawatir Berkendara Tergesa-gesa

"Crew kapal sudah dievakuasi dengan selamat," katanya.

Sebelumnya, tugboat TB MT20 1301 milik PT Dharmalancar Sejahtera mengalami kecelakaan dan tenggelam di perairan sekitar Pulau Bawean pada Minggu (13/9/2026). Kapal tersebut diketahui menarik tongkang BG M80-1301 saat kejadian.

Tugboat dilaporkan tenggelam sekitar 15 mil laut (NM) dari Pulau Bawean pada Minggu sore. Kondisi cuaca buruk dan gelombang tinggi diduga menjadi penyebab kapal mengalami kecelakaan.

Delapan ABK yang berada di atas tugboat berhasil menyelamatkan diri dengan berlindung di atas tongkang BG M80-1301. Namun, keberadaan tongkang sempat belum diketahui secara pasti sehingga pencarian dilakukan oleh tim SAR.

Baca juga: Terhalang Cuaca dan Tiket Pesawat, Ibu Hamil Risiko Tinggi di Bawean Tertahan di Puskesmas

Pada Minggu malam, UPP Kelas III Bawean berkoordinasi dengan Basarnas Surabaya untuk melakukan pemantauan terhadap lokasi kejadian. Stasiun Radio Pantai (SROP) Bawean juga ikut memantau dan berkoordinasi dengan kapal-kapal yang berada di sekitar perairan tersebut.

Selama menunggu proses evakuasi, para ABK sempat mendapat bantuan makanan dari kapal yang melintas di sekitar lokasi.

Pencarian akhirnya membuahkan hasil pada Senin sore. BG M80-1301 ditemukan bersama delapan kru dalam kondisi selamat, sementara para ABK dievakuasi menuju Semarang dan tongkang ditarik menuju Tegal.

Editor : Abdul Aziz Qomar

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru