Tiga Bandara Kembali Beroperasi Usai Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau

Reporter : Hirna Ramadhanianto
Bandara Soekarno Hatta dibuka kembali hari ini setelah ditutup akibat erupsi Gunung Anak Krakatau

KLIKJATIM.Com | Jakarta - Operasional penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang, Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, dan Bandara Husein Sastranegara Bandung kembali dibuka setelah sebelumnya ditutup sementara akibat sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.

PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports memastikan ketiga bandara tersebut telah siap kembali melayani penerbangan setelah dilakukan pemeriksaan dan pembersihan fasilitas bandara.

Baca juga: Bandara Soetta Ditutup Akibat Erupsi Krakatau, 34 Penerbangan dari Juanda Terdampak

Corporate Secretary Group Head InJourney Airports, Arie Ahsanurrohim, mengatakan pembukaan kembali operasional mengacu pada Notice to Air Missions (NOTAM) dari AirNav Indonesia yang menetapkan status resumed operations mulai Selasa dini hari.

“Fasilitas sisi udara (air side) dan sisi darat (land side) ketiga bandara siap kembali melayani penerbangan. Seluruh personel operasi dan layanan bandara juga dipastikan siap,” ujar Arie dalam keterangannya di Tangerang, Selasa.

Berdasarkan NOTAM tersebut, Bandara Internasional Soekarno-Hatta kembali beroperasi pada 8 September 2026 pukul 00.30 WIB, disusul Bandara Halim Perdanakusuma pada 00.40 WIB, dan Bandara Husein Sastranegara pada 00.42 WIB.

Sebelum operasional kembali dibuka, pengelola bandara melakukan serangkaian prosedur keselamatan, termasuk membersihkan abu vulkanik yang terdapat di area sisi udara, meliputi apron, taxiway, dan runway.

Selain pembersihan, dilakukan pula uji kekesatan runway untuk memastikan permukaan landasan memenuhi standar keselamatan penerbangan.

Baca juga: Transnusa Buka Rute Penerbangan Langsung Jakarta-Bangkok

“Hasil uji menunjukkan fasilitas tersebut memenuhi standar dan persyaratan untuk melayani operasional penerbangan,” kata Arie.

Operasional Soekarno-Hatta Dipulihkan Bertahap
Sementara itu, General Manager Bandara Soekarno-Hatta Heru Karyadi mengatakan pemulihan operasional penerbangan di bandara tersebut dilakukan secara bertahap dengan tetap mengutamakan keselamatan dan kelancaran arus penerbangan.

Salah satu langkah yang diterapkan adalah Air Traffic Flow Management (ATFM) untuk mengatur arus kedatangan dan keberangkatan pesawat selama fase awal pemulihan.

“Pada fase awal recovery, pengendalian penerbangan dilakukan secara bertahap dan terukur melalui penerapan ATFM. Pengaturan ini diperlukan agar arus keberangkatan dan kedatangan dapat kembali berjalan dengan aman dan tertib, sekaligus memungkinkan kapasitas operasional bandara dipulihkan secara bertahap,” jelas Heru.

Baca juga: TransNusa Buka Rute Penerbangan Baru Bali–Phuket

Menurutnya, pengaturan tersebut mempertimbangkan kondisi operasional di lapangan, termasuk kebutuhan mempercepat keberangkatan pesawat yang sebelumnya terdampak serta mengembalikan kapasitas apron secara bertahap.

Bandara Soekarno-Hatta juga berkoordinasi dengan sejumlah operator transportasi publik untuk memastikan ketersediaan armada bagi penumpang yang membutuhkan akses transportasi menuju maupun dari bandara.

Heru mengimbau calon penumpang untuk tidak hanya mengandalkan jadwal penerbangan sebelumnya. Penumpang diminta memeriksa kembali status

Editor : Wahyudi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru