KLIKJATIM.Com | Bojonegoro – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Bojonegoro, Cantika Wahono, mengajak seluruh kader PKK untuk menjadi agen perubahan yang aktif dalam mewujudkan keluarga sehat, mandiri, dan berkualitas.
Ajakan tersebut disampaikan secara langsung di hadapan para kader dalam kegiatan pembinaan TP PKK Kabupaten Bojonegoro di Desa Jumok, Kecamatan Ngraho, Senin (22/6/2026).
Baca juga: Gebyar PAUD Lamongan 2026: Luncurkan Kurikulum LENTERA, Siap Akselerasi Wajib Belajar 13 Tahun
Dalam arahannya, perempuan yang akrab disapa Bunda Cantika ini menegaskan bahwa kader PKK memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam mendampingi masyarakat, khususnya ibu hamil, ibu menyusui, serta keluarga yang memiliki balita.
Bunda Cantika menekankan bahwa mata rantai stunting harus diputus sejak dini melalui lingkungan keluarga terkecil. Hal itu dapat diwujudkan lewat pemeriksaan kesehatan ibu hamil secara rutin, optimalisasi kegiatan posyandu, pemenuhan gizi seimbang pada anak, hingga penerapan sanitasi dan pola asuh yang tepat.
“Perubahan besar harus dimulai dari langkah kecil yang konsisten. Kita mulai dari rumah masing-masing dengan menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas asap rokok agar anak-anak tumbuh sehat dan optimal,” ujar Cantika.
Lebih lanjut, ia mengingatkan para kader PKK di tingkat desa untuk terus konsisten menjadi motor penggerak ketahanan pangan keluarga, pelopor pencegahan stunting, serta penguat Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Baginya, kerja nyata kader PKK merupakan bentuk pengabdian tulus yang manfaatnya berdampak langsung bagi masa depan generasi bangsa.
Baca juga: Liburan Sekolah Tetap #Cari_Aman, MPM Honda Jatim Ajak Pelajar Utamakan Keselamatan Berkendara
Menanggapi arahan tersebut, Ketua TP PKK Desa Jumok, Anggi Risdina, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kunjungan dan pembinaan yang diberikan oleh tim kabupaten. Kunjungan ini dinilai menjadi suntikan motivasi bagi kader di tingkat akar rumput.
Anggi menyatakan bahwa TP PKK Desa Jumok berkomitmen penuh untuk terus bersinergi dengan pemerintah desa dan seluruh elemen masyarakat. Fokus utama mereka ke depan adalah mengintensifkan pendampingan keluarga demi membudayakan pola hidup bersih dan menekan angka stunting di wilayahnya.
Sebagai bentuk kepedulian nyata, dalam kegiatan tersebut Bunda Cantika juga menyerahkan berbagai paket bantuan sosial. Bantuan menyasar kelompok rentan, mulai dari lansia sebatang kara, balita stunting, ibu hamil dengan kondisi gizi kurang, hingga remaja putri yang mengalami kekurangan gizi.
Aksi sosial ini mendatangkan rasa syukur yang mendalam dari warga penerima manfaat. Salah satunya diungkapkan oleh Luluk Istiqomah, yang merasakan dampak positif dari program pendampingan ini.
“Alhamdulillah, semoga dengan bantuan yang diberikan anak saya berkembang baik dan berat badannya juga naik. Saya senang dan berterima kasih atas perhatian yang diberikan,” tuturnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Ramini, salah seorang lansia yang menerima bantuan. Ia berharap program kepedulian dari Pemerintah Kabupaten Bojonegoro ini dapat terus berlanjut secara berkesinambungan untuk menyisir masyarakat yang membutuhkan.
Editor : Fatih