KLIKJATIM.Com | Nganjuk--Tim Reserse Mobile (Resmob) Satreskrim Polres Nganjuk menyelidiki kasus pengeroyokan yang viral tersebar di sosial media. Lokasi pengeroyokan itu terjadi di depan sebuah toko di Desa Jogomerto, Kecamatan Tanjunganom.
Dalam video berdurasi 59 detik itu terlihat seorang pemuda yang mengendarai motor tiba-tiba dipepet sekelompok pemuda lainnya. Dalam video tersebut juga tampak pelaku lebih dari lima pemuda yang mengendarai motor. Mereka langsung memukuli dan menendang korban. Bahkan juga memukul korban dengan kayu seperti tongkat.
Baca juga: Tragedi di Perlintasan KA Kalitidu, Pria Asal Sumatera Selatan Tewas Tertemper KA Gumarang
[irp]
Kasatreskrim Polres Nganjuk Iptu Nikolas Yudhi Kurnia saat dikonfirmasi membenarkan adanya pengeroyokan yang tersebar viral di rekaman video. Pengeroyokan itu terjadi pada Minggu (10/5/2020) dini hari. Hingga saat ini kasunya masih dalam proses penyelidikan polisi.
"Sampai saat ini Tim Resmob Macan Wilis dan juga pihak Polsek Warujayeng sudah melakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap saksi-saksi" katanya saat dikonfirmasi Rabu (13/05/2020).
Baca juga: Uang Rp74 Juta Hampir Melayang, Warga Sampang Bongkar Modus Penipuan Minyak Goreng di Facebook
Diduga pengeroyokan ini akibat permusuhan antar kelompok. Hingga saat ini pemilik toko tempat kejadian pengeroyokan belum memberikan keterangan apapun. Polisi juga belum menerima laporan dari korban terkait pengeroyokan itu.
[irp]
Nikolas mengatakan, akan tetap melakukan pengungkapan dengan mengindentifikasi semua yang terlibat dalam kejadian tersebut. Dia meminta kepada masyarakat Nganjuk agar menahan diri dengan tidak melakukan aktifitas kumpul-kumpul dan konvoi. Apalagi, kata Nikolas, saat ini masih dalam situasi pandemi virus corona.
Baca juga: Bantu Siswa Tentukan Kampus Impian, MGBK Gresik Gelar Edu Fair 2026 yang Diikuti 3.800 Peserta
"Beberapa analisa kita, kejadian banyak sekali di wilayah timur, yang bermula dari kumpul atau konvoi oleh para pemuda," pungkas Nikolas. (mkr)
Editor : Redaksi