KLIKJATIM.Com | Bojonegoro – Di tengah dinamika penerbangan internasional akibat situasi konflik di kawasan Timur Tengah, Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bojonegoro memastikan jamaah umrah asal Kota Ledre dalam kondisi aman dan tidak mengalami kendala berarti.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bojonegoro, H. Muh. Abdulloh Hafith, menyampaikan hingga saat ini belum ada laporan terkait gangguan pemberangkatan maupun kepulangan jamaah.
Baca juga: Wakil Panglima TNI Tinjau KDKMP, Pemkab Bojonegoro Perkuat Dukungan Program Nasional
“Untuk jumlah jamaah kami tidak mengetahui secara detail karena seluruh proses melalui biro travel. Namun kami sudah mengimbau agar segera melapor jika terdapat kendala,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (2/3/2026).
Ia menegaskan, situasi keberangkatan dan kepulangan jamaah masih terkendali. “Sampai hari ini belum ada laporan dari biro umrah terkait gangguan penerbangan,” tambahnya.
Adapun biro travel haji dan umrah berizin yang terdata di kantor tersebut antara lain Bariklana, Khotimah Ahmad, Mutiara Amanah (Mutamtour), Lis Asbania, Margi Suci Minarta, serta Farfasa Nurul Qolbi.
Sementara itu, Owner sekaligus Wakil Direktur PT Mutiara Amanah (Mutamtour), Hj. Siti Fatimah, memastikan jamaah yang diberangkatkan melalui perusahaannya tetap terlayani dengan baik dan tidak terdampak gangguan penerbangan.
“Alhamdulillah hari ini ada yang pulang, rute Jeddah–Surabaya menggunakan Lion,” ungkapnya.
Baca juga: Gagal Menyalip, Pelajar di Bojonegoro Tewas Usai Motornya Hantam Truk Molen
Sebanyak 37 jamaah yang berangkat pada 18 Februari hingga 2 Maret 2026 telah kembali sesuai jadwal. Ia menyebut hanya terjadi keterlambatan sekitar satu jam akibat faktor cuaca.
“Alhamdulillah aman, pulang sesuai jadwal. Hanya delay satu jam karena cuaca, masih dalam batas wajar,” jelasnya.
Mutamtour juga memastikan jadwal keberangkatan berikutnya tetap berjalan sesuai rencana. “Tanggal 5 dan 22 Maret kami masih ada pemberangkatan rute Surabaya–Jeddah. Dari maskapai tidak ada informasi pembatalan. Insyaallah tetap sesuai jadwal,” katanya optimistis.
Baca juga: Hari Otoda dan Hardiknas 2026, Pemkab Bojonegoro Perkuat Komitmen Bangun SDM Unggul
Menurutnya, gangguan penerbangan justru dialami sejumlah travel yang menggunakan maskapai dari kawasan Timur Tengah. Pihaknya bersyukur tidak terdampak kondisi tersebut.
Ia berharap dinamika geopolitik global, termasuk ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran, tidak berpengaruh terhadap kelancaran ibadah jamaah.
“Semoga kondisi tetap aman, jamaah bisa berangkat dan pulang dengan lancar serta tiba di Indonesia dengan selamat,” pungkasnya.
Editor : Abdul Aziz Qomar