Pasutri di Bondowoso Terluka Setelah Tertimpa Atap Rumah Akibat Hempasan Angin Puting Beliung

Reporter : Abdus Syukur
Petugas BPBD Kabupaten Bondowoso mendatangi korban dan memberi bantuan pengobatan usai kejadian

KLIKJATIM.Com | Bondowoso  -Pasangan suami istri (Pasutri) di Kabupaten Bondowoso tertimpa sebuah pohon tumbang di Desa Sumbermalang, Kecamatan Wringin, pada Jum'at (16/1/2026). Akibatnya, mereka mengalami luka-luka. 

 

Baca juga: Pertahankan Status Dunia, Gubernur Khofifah Pimpin Kesiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Ijen


Diketahui, korban bernama Kasno (42), warga Desa Bandelan, Kecamatan Binakal. Dia sempat dilarkan ke Puskesmas Wringin untuk mendapatkan perawatan luka di bagian kaki, dislokasi bahu kanan, dan dua giginya tanggal. 

 


Kemudian, istri korban bernama Murni Antika(28) juga mengalami luka di bagian paha sebelah kiri. Beruntung anaknya yang berusia 5 tahun selamat karena duduk di bagian tengah. 

 


Kepala Desa Bandelan, Bambang Sartono, mengatakan warganya itu hendak kunjungi Pondok Pesantren di Kecamatan Wringin. Korban berkendara roda dua bersama istri dan anaknya. 

 


Namun na'as ketika melintas ada pohon tumbang menimpa sepedanya. 

 


"Ada pikap juga yang tertimpa pohon. Cuma warga saya yang naik motor," ujarnya. 

 


Ia menerangkan korban langsung dibawa pulang setelah mendapatkan perawatan di Puskesmas Wringin. 

Baca juga: Akses Wotan–Sambongrejo Lumpuh, Jembatan Antar Desa di Bojonegoro Putus Akibat Erosi

 


TRC Pusdalops BPBD Bondowoso dan Agisena BPBD Jatim melakukan asessment. Mendatangi Puskesmas Wringin dan ke rumah korban. 

 


Kepala Bidang Rehabilitasi, Rekontruksi, dan Logistik BPBD Bondowoso, Tugas Riski Bahana, mengatakan, pohon tumbang ke badan jalan terjadi karena angin kencang. Dari hasil asesment ada dua kendaraan yang tertimpa. 

 


"Korban sudah dibawa tadi," ujarnya.

 

Baca juga: Gubernur Khofifah Resmikan Gerha Majapahit dan GOR BPBD Jatim: Perkuat Logistik Digital Berbasis Sistem FIFO


Dia mengingatkan bahwa potensi cuaca ekstrem diperkirakan masih akan terjadi. Pasalnya, perkiraan cuaca dari BMKG masih akan berlangsung selama 11-20 Januari 2026.

 


"Waspada terus ditingkatkan untuk menghindari kemungkinan-kemungkinan terburuk," pungkasnya.

 

Informasi dihimpun, Pikap nomor polisi P 8421 AB mengalami kerusakan di bagian kaca depan dan hancur. Sementara sepeda motor Beat dengan nomor polisi P 3790 BN mengalami kerusakan parah di bagian setir.

 

Editor : Wahyudi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru