KLIKJATIM.Com | Sampang – Bupati Sampang, Slamet Junaidi, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektor yang digelar Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Direktorat Jenderal Tata Ruang di Sheraton Grand Jakarta Gandaria City Hotel, Senin (24/11/2025).
Dalam forum tersebut, Bupati Sampang menyampaikan empat usulan rencana tata ruang, terdiri dari satu revisi RTRW dan tiga RDTR. “Kami merasa bangga karena Sampang terpilih di antara sekian banyak daerah pengusul dari kabupaten/kota seluruh Indonesia,” ujarnya, Selasa (25/11/2025).
Baca juga: Polres Sampang Amankan Ibu Pembuang Bayi di Semak-semak
Ia menjelaskan, penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) diperlukan untuk mendukung pencapaian visi dan misi pembangunan daerah. RDTR kawasan perkotaan diharapkan mampu mendorong terwujudnya pusat perdagangan dan jasa, pengembangan permukiman, simpul transportasi regional, serta kawasan pariwisata yang aman, nyaman, dan berkelanjutan.
Baca juga: Enam Kapolsek Diganti, Kapolres Sampang Harap Jaga Nama Baik Institusi
Melalui penyusunan RDTR, pemerintah daerah menargetkan kemudahan investasi lintas sektor sesuai potensi kecamatan, sekaligus memastikan pembangunan tetap memperhatikan daya dukung lingkungan dan ketentuan pemanfaatan ruang.
Bupati juga menyoroti salah satu isu strategis di Kabupaten Sampang, yakni keterbatasan lahan terbangun. Saat ini, hampir 80 persen wilayah Sampang merupakan lahan persawahan dan perkebunan, baik yang berstatus HGU maupun milik masyarakat.
Baca juga: Dituduh Curi Sandal dan Sanyo, Pria di Sampang Ditembak di Bagian Tumit
“Kami telah berkoordinasi dengan sejumlah pemegang HGU terkait penyediaan lahan untuk pembangunan sarana pelayanan umum,” tegasnya.
Editor : Abdul Aziz Qomar