KLIKJATIM.Com | Gresik – Anggota DPRD Gresik dari Fraksi PKB, Pondra Priyo Utomo, menggelar reses di daerah pemilihannya yang meliputi Kecamatan Menganti dan Kedamean beberapa waktu lalu. Dalam pertemuan itu, berbagai aspirasi masyarakat disampaikan, mulai dari persoalan air bersih, lingkungan, hingga dukungan untuk petani cabai.
Salah satu warga, dalam kesempatan tersebut, menyoroti persoalan kelangkaan air bersih di Desa Sidowungu. Kondisi ini, menurutnya, sangat menyulitkan warga, terutama pelaku usaha pemotongan ayam yang membutuhkan suplai air cukup besar. Ia juga menekankan perlunya perhatian pemerintah terhadap dampak limbah pemotongan ayam yang mencemari lingkungan dan mengganggu kesehatan.
Baca juga: Pererat Sinergi Ulama–Umara, Kapolres Gresik Silaturahmi ke MUI
“Kami berharap ada bantuan nyata untuk pelaku usaha pemotongan ayam di Sidowungu,” ungkap salah satu warga tersebut.
Baca juga: Dosen FISH UNESA Bersama PPI Taiwan Dorong Penguatan Identitas Budaya Diaspora Indonesia
Aspirasi lain datang dari salah satu warga, yang meminta penertiban Pasar Alun-alun Menganti agar dilakukan dengan langkah konkret dan penataan kios yang transparan. Ia juga menyoroti terbatasnya informasi lowongan pekerjaan yang disampaikan pemerintah kepada masyarakat.
Baca juga: Garda Bangsa Gresik Mantapkan Konsolidasi, Siap Jadi Estafet Masa Depan PKBAda pula warga yang menyampaikan keluhan petani cabai yang kesulitan mendapatkan bibit tertentu sehingga harus membeli dari luar kabupaten. Ia berharap pemerintah memberikan bantuan modal usaha, obat-obatan, serta menjaga stabilitas harga cabai agar petani tidak merugi. “Harga cabai sebaiknya bisa seperti tahun-tahun sebelumnya, sehingga petani tetap semangat menanam,” katanya.
Menanggapi berbagai masukan, Pondra Priyo Utomo menegaskan akan mengawal seluruh aspirasi warga. “Apa yang disampaikan masyarakat ini adalah amanah yang harus kami perjuangkan. Kami akan mendorong pemerintah daerah untuk hadir, terutama terkait air bersih, penataan pasar, hingga solusi bagi petani cabai dan komoditas lainnya,” tegas Pondra. (qom)
Editor : Abdul Aziz Qomar