BOJONEGORO | KLIKJATIM.COM - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bojonegoro menggelar audiensi dengan Dinas Peternakan dan Perikanan setempat, Kamis (17/4/2025), guna membahas program Gerakan Ayam Petelur Mandiri (GAYATRI) yang sedang dijalankan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.
Audiensi ini bertujuan menggali informasi, memberikan masukan, dan menjajaki peluang kolaborasi antara HMI dan pemerintah daerah dalam mendukung pengentasan kemiskinan melalui sektor peternakan berbasis ekonomi kerakyatan.
Baca juga: Baznas Sumenep Bedah Rumah Janda Lansia di Dasuk, Wujudkan Rumah Layak Huni
Ketua Umum HMI Cabang Bojonegoro, Rony Sugiarto, menyatakan bahwa organisasinya memiliki komitmen besar terhadap upaya pemberdayaan masyarakat, terutama melalui program yang menyentuh langsung kehidupan warga desa.
Baca Juga :“Kami menilai program GAYATRI memiliki potensi besar dalam meningkatkan pendapatan masyarakat, khususnya di pedesaan. HMI ingin berkontribusi, tidak hanya sebagai kontrol sosial, tetapi juga sebagai mitra kritis dalam mendampingi dan mengedukasi masyarakat,” ujarnya.MD KAHMI Sidoarjo Gelar Dialog Publik Bersama Paslon Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo
Baca juga: Pemkab Bojonegoro Gelar Musrenbang RKPD 2026 dan FKP RPJMD 2025-2029, Begini Rencana Pembangunannya
Rony juga menekankan pentingnya transparansi dan evaluasi berkala terhadap pelaksanaan program GAYATRI agar tepat sasaran dan berkelanjutan. Ia menyampaikan kesiapan HMI dalam ikut serta menyosialisasikan program ini kepada pemuda dan masyarakat desa.
“HMI harus hadir, bukan hanya mengkritik, tetapi juga memberi solusi,” tegas Rony.
Baca Juga :Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Peternakan, Fajar Dwi Nurrizki, menyambut positif inisiatif HMI dan menyatakan keterbukaan untuk bersinergi dengan organisasi kepemudaan dalam pelaksanaan program GAYATRI.Pemkab Bojonegoro Serius Tangani Stunting, Cantika Wahono Salurkan Bantuan Gizi di Kecamatan Malo
“Kami sangat terbuka untuk kolaborasi dengan HMI. Kami percaya sinergi antara pemerintah dan organisasi kemahasiswaan dapat mempercepat pencapaian target pengentasan kemiskinan di Bojonegoro,” ungkap Fajar. (fif/fiq)
Editor : M Nur Afifullah