KLIKJATIM.Com | Sidoarjo - Seorang pengusaha selep beras di Sidoarjo menjadi korban pembacokan yang dilakukan kawanan begal, Selasa (21/4/2020). Korban adalah Zakaria (45) Desa Trompoasri, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo. Selain mengalami luka bacok di lengan tangan kiri, uang yang baru saja diambil dari Bank BCA sebesar Rp 130 juta dirampas para pelaku yang berjumlah 6 orang.
[irp]
Perampokan itu terjadi di Jalan Desa Trompoasri, Kecamatan Jabon, Sidoarjo, Selasa siang. Saat itu korban baru saja pulang dari Bank BCA untuk mengambil uang hasil penjualan beras. Diduga para pelaku sudah mengintai korban sejak dari bank. Itu diketahui karena pelaku ,menguntit korban sejak keluar dari bank, saat mengendarai sepeda motor Yamaha Nmax.
Dari bank BCA, korban sebenarnya mengambil uang total sebesar Rp 260 juta. Namun uang tersebut dipecah menjadi dua bagian. Sparinya atau Rp 130 juta diletakkan di dalam jok motor. Sementara separonya sebesar Rp 130 juta dimasukkan dalam tas kresek dan diletakkan dalam tas.
Menurut Samsul, Kades Trompoasri, Kecamatan Jabon, ketika korban melintas TKP, dia tidak menyadari tiba-tiba dipepet oleh enam orang tak dikenal mengendarai dua sepeda motor. Begitu dekat, pelaku yang berada di sebelah kiri korban membacokkan parang ke tangan kiri korban. Bacokan itu membuat korban terjatuh dari motornya.
Baca juga: Gen Z Bijak Bermedia dan Berkendara, MPM Honda Jatim Gelar Workshop Jurnalistik dan Sosial Media
[irp]
Tahu korban tak berdaya, pelaku memaksa korban membuka jok sepeda motor dan merampas sebuah tas berisi uang milik korban. "Pelaku dan korban sempat tarik-tarikan, karena korban berusaha mempertahankan tasnya," kata Samsul.
Pelaku terus memaksa, hingga akhirnya korban menyerah membiarkan tas berisi uang Rp 130 juta itu dibawa kabur pelaku. Untung, uang lain yang berada di tas kresek tidak ikut digasak pelaku. Aksi itu sempat diketahui warga setempat. Bahkan, ada warga yang sempat membantu korban menangkap seorang pelaku. Namun para pelaku kembali dan mengancam warga menggunakan senjata tajam, sehingga warga pun memilih diam. Warga kemudian menolong korban kejahatan dan membawanya ke RS Pusdik Gasum Porong kabupaten Sidoarjo.
Baca juga: BHS Anggota Komisi VII DPR Minta Harga MinyaKita Diturunkan
[irp]
Kasatreskrim Polresta Sidoarjo AKP Ambuka Yudha saat dikonfirmasi membenarkan kejadian itu. Pihaknya menurunkan anggotanya ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). "Kami langsung ke lokasi begitu mendapat laporan. Sudah dilakukan olah TKP dan memintai keterangan beberapa saksi," kata kasatreskrim. (hen)
Editor : Wahyudi