KLIKJATIM.Com | Surabaya-- Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengkhawatirkan perkembangan persebaran covid-19 atau virus corona di Jatim terus meningkat. Bahkan di wilayah Kota Surabaya, Sidoarjo dan Gresik jumlah dan persebarannya hampir merata di seluruh kecamatan.
[irp]
Baca juga: BPJS Kesehatan Jelaskan Layanan yang Tidak Masuk Jaminan JKN
Khofifah menjelaskan, berdasarkan hasil rapat koordinasi yang dilakukan oleh Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) dan juga hasil penilaian berdasarkan kajian epidemologi yang dilakukan Persi menekankan pentingnya penerapan PSBB di Kota Surabaya. "Total nilai Surabaya sudah mencapai 10, itu artinya skor tertinggi dari sekala evaluasi untuk bisa diputuskan sebagai PSBB," ujar kofifah.
Baca juga: Diskusi LMN Rumuskan Solusi Jaga Lingkungan Gresik Utara di Tengah Maraknya Tambang dan Tambak Udang
[irp]
Ketiga pimpinan daerah itu diminta Gubernur Jatim, untuk mengawasi dan membuat sejumlah langkah pencegahan. Bahkan gubernur berencana memanggil kepala daerah. Khofifah ingin menekankan ketiga daerah tersebut menerapkan PSBB. Sebab, pola interaksi antara tiga daerah yakni, Surabaya, Gresik dan Sidoarjo saling berkaitan, maka ketiga daerah itu perlu menerapkan PSBB untuk mencegah persebaran covid-19. "Menekankan pentingnya menerapkan status PSBB," kata Gubernur Jatim. (mkr)
Baca juga: Korban Meninggal Kecelakaan Perempuan Mabuk Terima Santunan Rp 267 Juta dari BPJS Ketenagakerjaan
Editor : Redaksi