KLIKJATIM.Com | Jombang - Dalam rangka mensyukuri Kemerdekaan Indonesia ke-79, Thoriqoh Shiddiqiyyah dengan kantor pusat di Kabupaten Jombang, peduli sesama dengan membangun 130 unit rumah syukur untuk keluarga dhuafa di seluruh Indonesia.
Adapun penyerahan rumah layak huni atau sertifikat secara simbolis diberikan di ballroom hotel Yusro Jombang, Selasa 20 Agustus 2024 dalam sebuah kegiatan bertajuk Santunan Nasional Rumah Syukur Kemerdekaan dalam tasyakuran nikmat kemerdekaan bangsa Indonesia dan berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Baca juga: Kejari Jombang Tahan Pegawai Bank Terkait Dugaan Kredit Fiktif
Melalui organisasi sosial Dhilaal Berkat Rohmat Alloh Shiddiqiyyah (Dhibra), selain penyerahan rumah layak huni juga dilakukan pemberian santunan kepada ratusan anak yatim dan dhuafa.
Program Rumah Syukur kemerdekaan Indonesia Layak Huni Shiddiqiyyah (RSKILHS) dilakukan sejak 20 tahun lalu, dan hingga tahun 2024 ini telah terbangun sebanyak 2009 unit rumah di seluruh indonesia dengan total hampir 100 miliar rupiah bersumber dari donasi warga Shiddiqiyyah.
“Kegiatan ini dalam rangka mensyukuri nikmat Kemerdekaan Bangsa Indonesia dan Berdirinya NKRI. Sebagai generasi penikmat jangan lupa kemerdekaan ini atas pertolongan Alloh dan perjuangan para pahlawan. Perlu diingat bahwa NKRI belum pernah dijajah karena baru berdiri pada tanggal 18 Agustus. Seperti diajarkan oleh Mursyid, Bapak Kyai Muchtar Mu’thi selain ibadah spiritual juga sosial, salah satunya melalui pembangunan Rumah Syukur sejumlah 2009 unit atau senilai Rp99,4 M,” kata Ketua Umum Dhibra, Nyai Shofwatul Umah usai kegiatan.
Baca juga: Sempat Memanas, 14 Ruko di Area Simpang Tiga Jombang DisegelSelain itu juga dilakukan pemberian tali asih untuk puluhan veteran yang turut hadir, yang menurut Nyai Shofwa menjadi momen tepat sebagai wujud apresiasi terhadap perjuangan untuk bangsa indonesia.
“Kami ucapkan terimakasih ke semua pihak terutama organisasi di Shiddiqiyyah yang berupaya dengan kuat agar menjadi manusia yang bermanfaat bagi kemanusiaan. Dan setelah ini akan ada kegiatan Santunan Nasional di bulan Maulud. Terus semangat menghidupkan cinta kemanusiaan,” ujarnya.
Untuk penerima rumah syukur layak huni, Nyai Shofwa mengungkapkan tidak ada diperuntukkan untuk warga muslim, namun juga diperuntukkan bagi warga lintas agama yang membutuhkan tempat tinggal dengan nilai rumah mencapai Rp100 juta.
"Kegiatan ini akan kami lakukan terus hingga pisahnya raga dan jiwa, karena ini menjadi bagian cinta kami kepada Allah dan cinta tanah air," jelasnya.
Baca juga: Tawuran Antar Perguruan Silat, Polres Jombang Tangkap 8 Pelaku
Salah satu penerima rumah syukur layah huni, Totok Sugiarto mengaku berterimakasih atas tempat tinggal yang diberikan untuk dirinya beserta anggota keluarganya.
"Saya tidak bisa berkata banyak, saya hanya bisa mengucapkan banyak terimakasih kepada Pak Kiai dan Bu Nyai serta organisasi Shiddiyyah yang membangunkan rumah untuk saya dan keluarga," kata Totok.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pj Bupati Jombang Teguh, Narutomo bersama Sekdakab Jombang Agus Purnomo, Kapolres Jombang AKBP Eko Bagus Riyadi, juga sejumlah tokoh agama islam dari Ponpes di Jombang, dan juga sejumlah tokoh lintas agama islam. (qom)
Baca juga: Mobil Siaga Desa Malo Bojonegoro Nongol di Pesantren Jombang Jadi Viral, Begini Klarifikasi Pemdes
Editor : Diana