KLIKJATIM.Com | Gresik - Syahrul Munir, Calon Bupati Gresik yang akan diusung PKB sowan kepada pengasuh Pondok Pesantren Mambaus Sholihin Manyar Gresik, KH Masbuhin Faqih, pada Senin 22 Juli 2024. Hal tersebut dilakukan Syahrul untuk meminta nasehat atau wejangan dan doa restu untuk niatnya maju sebagai calon Bupati Gresik dalam Pilkada serentak 2024.
Calon Bupati yang mengusung visi misi Gresik Mentas tersebut, didampingi Ketua DPC PKB Gresik H Much Abdul Qodir, Ketua DPC PPP Gresik H Khoirul Huda, Sekretaris Syuro PKB Gus Makmun Zein, Gus Miftah Abu Naim, Gus Ahmad Halif Ahnaf Mahfudz Ma'shum dari Ponpes Ihya’ Ulumuddin, Gus Shihabuddin dari Sidayu, dan Caleg Terpilih dari PKB, Ainul Yakin Tirta Saputra dan Yahya Nur Hanafi, serta Ustadz A. Thohari.
“Yai Buhin (sapaan akrab KH Masbuhin Faqih) berpesan kepada Mas Syahrul Munir kalau menjadi bupati harus adil dan amanah. Sebaliknya, Yai Buhin tidak bersedia mendoakan dan memberikan restu kalau tujuannya running dalam Pilkada Gresik hanya untuk menumpuk harta dari kekuasaan yang diraih,” tutur Ketua DPC PKB Gresik, Much Abdul Qodir menirukan wejangan yang disampaikan KH Masbuchin Faqih.
Selain itu, sambung dia, Yai Buhin sempat juga menyinggung perjuangan Almarhum KH Robbach Ma’shum yang merupakan Bupati Gresik pertama di era reformasi yang dipilih langsung oleh rakyat. Keberhasilannya dalam membangun desa dan menata kota dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat hingga saat ini.
“Juga sempat disampaikan tentang Yai Robbach Ma’shum. Memang, di awal reformasi dua kutub kekuatan antara Yai Robbach Ma’shum dan Yai Buhin sangat luar biasa,” tutur Abdul Qodir.
Baca juga: MUI Gresik Gelar Pendidikan Kader UlamaWejangan juga diberikan oleh KH Agus Muhammad Ma’ruf Masbuhin Faqih (Gus Muh) yang merupakan putra dari KH Masbuchin Faqih. Menurutnya, M Syahrul Munir ketika terpilih menjadi Bupati Gresik harus memprioritaskan pelayan dasar kepada masyarakat yang telah memberikan amanah.
Baca juga: PT BKMS Gelar Program Pelatihan untuk Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Sekitar KEK Gresik
“Prioritaskan bidang pendidikan hingga infrastruktur jalan yang rusak,” imbuh Much Abdul Qodir menirukan wejangan Gus Muh.
Ponpes Mambaus Sholihin saat ini telah menjelma menjadi sebuah institusi pesantren yang terbesar di kawasan Pantura. Mamba'us Sholihin menyediakan pembelajaran mulai dari level Madrasah Ibtidaiyah (MI) hingga perguruan tinggi.
Selain itu, Ponpes Mambaus Sholihin berkembang dengan memiliki sembilan cabang pesantren hingga di luar Jawa. Kendati demikian, KH Masbuhin tetaplah seorang kiai yang meletakkan rasa hormat yang sangat tinggi pada guru-gurunya, termasuk keturunan dari guru-gurunya.
Sementara itu, Ketua DPC PPP Gresik Khoirul Huda mengaku bersyukur karena Cabup M Syahrul Munir yang mendapat surat tugas sebagai cabup dari DPP PPP, berkesempatn sowan dan mendapat wejangan langsung dari Yai Buhin.
“Alhamdulillah, Mas Sahrul bisa sowan pengasuh pondok pesantren Mambaus Sholihin sekaligus mustasyar PCNU Gresik, Yai Buhin. Semoga doa beliau mas Syahrul terpilih jadi pemimpin yang adil, untuk memperjuangkan kepentingan agama dan masyarakat Gresik," tutur Huda, yang juga Santri Mambaus Sholihin. (qom)
Editor : Abdul Aziz Qomar