KLIKJATIM.Com | Sumenep - Dua kabupaten di Jawa Timur hingga kini masih dinyatakan wilayah steril penyebaran corona virus (Covid-19). Kedua daerah itu Kabupaten Sampang dan Sumenep. Bupati Sumenep A Busyro Karim secara khusus menyebutkan kunci pencegahan wilayahnya adalah meminta warganya patuh dan disiplin pada aturan berlaku serta melaksanakan imbauan pemerintah.
[irp]
Baca juga: Dugaan Penyalahgunaan Kredit di BRI Sumenep, Pensiunan ASN Mengaku Dirugikan Rp 182 Juta
Hal itu disampaikan Bupati Sumenep A. Busyro Karim dalam teleconference dengan Gubernur Khofifah Indar Parawansa membeberkan keberhasilannya. "Taat pada aturan yang berlaku adalah kuncinya. Yang pertama tentu saja kami melaksanakan aturan. Yang kedua kami menjamin keselamatan," ungkap Busyro kepada Gubernur Khofifah.
Baca juga: Ratusan Calhaj Sumenep Berstatus Risiko Tinggi, Pengawasan Kesehatan Diperketat
Dikatakan, ketaatan pada aturan yang berlaku karena masyarakat di Sumenep mempunyai kesadaran yang tinggi. Ini ditunjukkan dengan selalu mematuhi semua imbauan baik dari pemerintah maupun dari para tokoh-tokoh masyarakat atau agama di Sumenep. "Ada kesadaran masyarakat karena ada imbauan dari kami maupun dari tokoh masyarakat setempat. Seperti tidak menggelar pesta pernikahan dan lainnya," terang Busyro.
[irp]
Baca juga: Said Abdullah Ingatkan Disiplin Kader, Cak Fauzi Bidik 15 Kursi DPRD Sumenep
Busyro menyebut pihaknya bukan berarti tak ada tantangan selama penanganan penyebaran COVID-19. Salah satunya adalah menghadapi penolakan warga yang datang dari luar untuk diisolasi selama 14 hari. Namun hal itu berhasil diatasi dengan memakai pendekatan persuasif ke masyarakat. "Ada 82 diisolasi. Biasa, ada yang menolak tapi setelah dibujuk juga mau setelah para tokoh desa menyakinkan masyarakat," tandas Busyro. (hen)
Editor : Abdus Syukur