Tujuh Investor Lirik Wilayah Selatan untuk Industri

klikjatim.com

GRESIK - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Gresik, mencatat sudah 7 pengembang yang berinvestasi di daerah setempat pada tahun 2019. Mereka berencana mendirikan kawasan industri.

"Untuk triwulan pertama tahun 2019 ini sudah ada 7 investor yang mengajukan kepada kami," ujar Kepala Bidang Pengembangan Iklim Promosi dan Data Investasi DPM-PTSP Gresik, Purwati Cahyoningrum.

Baca juga: Resmob Polres Gresik Ringkus Dua Terduga Pelaku Pembobol Rumah, Emas Korban Raib Senilai Rp82,6 Juta

Mereka kebanyakan membidik wilayah Gresik selatan. Antara lain di Driyorejo, Wringinanom dan Kedamean.

[irp]

[irp]

Baca juga: Temuan Kekurangan Volume Proyek Masih Berulang, Komisi III DPRD Gresik Dorong Perbaikan Pengawasan

Di luar itu, beberapa investor lainnya juga terus berdatangan. Mereka ingin membuka kawasan industri, yang dekat dengan tol dan pelabuhan.

“Semuanya pengembang nasional. Mereka mencari lahan di wilayah Cerme. Tapi karena lahannya terbatas sehingga masih mencari alternatif lain," imbuhnya.

Baca juga: Ada Beef Sambal Matah Hingga Katsu Curry, Intip Menu Baru Juli 2026 di Hotel Santika Gresik

Luas lahan yang dicari antara 10 sampai 20 hektar. “Saat ini bisa dikatakan lahan di Gresik untuk membangun kawasan industri sudah sempit," lanjutnya.

Penyebab keterbatasan lahan karena beberapa faktor. Salah satunya di wilayah Cerme, sudah banyak yang berstatus lahan produktif pertanian dan tambak. (roh/*)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru