Program Pengentasan Permukiman Kumuh Terpadu di Gresik Dianggarkan Rp17 Miliar Tahun Ini

Reporter : Abdul Aziz Qomar
Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Bappenas Ervan Maksum dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam kegiatan pembelajaran horizontal DAK tematik PPKT di Gresik (Abd Aziz Qomar/Klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik — Program pengentasan permukiman kumuh tahap pertama yang sukses dilaksanakan di Gresik, tepatnya di Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu menuai sukses.

Karena itu Pemerintah pusat melalui Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) kembali menggelontorkan dana alokasi khusus (DAK) tematik untuk pengentasan permukiman kumuh terpadu (PPKT). Total anggarannya Rp17,4 miliar tahun ini, setelah ditambah sharing pembiayaan.

Baca juga: Serahkan SK PNS dan Perpanjangan PPPK, Bupati Gresik Tekankan Integritas ASN

Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Bappenas Ervan Maksum mengatakan, DAK tematik kembali digelontorkan untuk kabupaten Gresik karena pada 2022, karena penanganan permukiman kumuh di Desa Randuboto tahap pertama berhasil.

"Dan pada tahun ini tahap kedua untuk desa Randuboto yang di seberang Bengawan solo," kata Ervan di sela kegiatan pembelajaran horizontal DAK tematik PPKT di Gresik, Selasa (09/05/2023).

Dalam forum yang diikuti perwakilan 67 Kabupaten dan Kota di Indonesia tersebut, Gresik ditunjuk sebagai tuan rumah setelah dianggap berhasil dalam penanganan kawasan dan permukiman kumuh.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan, mulanya Pemkab Gresik mengajukan konsep penataan pemukim kumuh kepada Bappenas pada 2022.

Baca juga: Pembahasan Ranperda RTRW Kabupaten Gresik Rampung, Pelanggar Pemanfaatan Tata Ruang Akan Disanksi

Konsep penataan yang diajukan Pemkab Gresik disetujui Bappenas dengan anggaran DAK Rp7,3 miliar. Sebagai pilot project, pemukiman nelayan Desa Randuboto yang ditata lebih dulu.

"Dan tahun ini dapat DAK lagi untuk tahap dua di Randuboto, karena yang tahap pertama dinilai berhasil oleh Bappenas," ujar Yani.

Baca juga: Ratusan Pebasket Ramaikan Turnamen 3 on 3 Gressmall, Gresik Punya Lapangan Standar Internasional

Langkah awal yang diambil Pemkab, lanjut Yani, pihaknya melakukan penataan atau konsolidasi tanah. Sehingga alas hak tanah warga menjadi jelas dan pasti.

"Dari sana konsep penataan lebih mudah dilaksanakan," imbuh Yani.

Sementara itu, Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Gresik Dian Palupi Chrisdiani menyampaikan, kegiatan penanganan permukiman kumuh dilaksanakan dengan konsep peremajaan, yaitu upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat pada kawasan kumuh dengan melakukan upaya penataan dan perbaikan kualitas hidup secara menyeluruh untuk memastikan pemenuhan permukiman layak huni dan keamanan bermukim.

"Kawasan Randuboto dengan luas kumuh sebesar 23,23 hektar memiliki karakteristik tipologi permukiman dataran rendah dan tepi air, termasuk dalam kategori kumuh sedang, yang kini berubah wajah menjadi permukiman layak huni dan tertata rapi, estetik, didukung oleh prasarana dan sarana yang memadai," tutur Dian.

Baca juga: Semarak Lomba Basket 3 on 3 di Giri Elevation Court Gressmall, Jadi Kawah Candradimuka Atlet Muda Gresik

Dari data Bappelitbangda Pemkab Gresik, pada tahap pertama, total anggarannya mencapai Rp17,9 miliar, angka tersebut merupakan sharing pembiayaan dari DAK dan APBD.

Rincian kegiatannya berupa pembangunan 85 unit rumah baru, 4 unit rumah peningkatan kualitas, pembangunan jalan dan saluran lingkungan, jaringan air bersih, dan penyediaan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) komunal.

Sedangkan tahap 2 yang dilaksanakan pada Tahun 2023 total anggaran pembiayaan sebesar 17,4 miliar dengan rincian kegiatan berupa pembangunan 129 unit rumah baru, 32 unit rumah peningkatan kualitas, pembangunan jalan dan saluran lingkungan, jaringan air bersih, dan juga penyediaan IPAL Komunal. (yud)

Editor : Abdul Aziz Qomar

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru