Situasi Covid-19, Paripurna DPRD Gresik Digelar via Telekonferensi

klikjatim.com
Suasana telekonferensi rapat paripurna DPRD Gresik. Insert foto : Anggota DPRD Gresik telekonferensi dari rumah masing-masing. (Koinul Mistono/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik - Agenda rapat paripurna DPRD Gresik di tengah situasi pandemi coronavirus disease 2019 (covid-19), atau virus corona yang sedang menyerang Indonesia tetap berjalan lancar. Pasalnya kegiatan yang sudah terjadwal ini dilakukan melalui telekonferensi.

Pantauan di lapangan, agenda rapat paripurna DPRD Gresik mulai berlangsung sejak pukul 10.00 Wib, Selasa (31/3/2020). Tidak semua anggota dewan datang ke kantor. Tapi hanya pimpinan dan ketua fraksi saja yang terlihat hadir di gedung dewan. Bahkan dalam rangka menjalankan protokol kesehatan, posisi tempat duduknya pun diatur untuk menjaga jarak.

Baca juga: Sengketa Lahan Desa Belun, BPN Bojonegoro Tegaskan Keabsahan Sertifikat Ahli Waris

[irp]

Sedangkan anggota dewan lainnya mengikuti rapat paripurna dari rumah masing-masing. Yaitu, dengan telekonferensi.

"Dengan ini rapat paripurna LKPj Kepala Daerah akhir tahun anggaran 2019 kami nyatakan dibuka," ujar Ketua DPRD Gresik, Fandi Akhmad Yani saat memimpin rapat paripurna di gedung dewan.

Tak lama setelah itu, pimpinan mempersilahkan Bupati Sambari Halim Radianto menyampaikan pidatonya via telekonferensi. Dengan seksama anggota dewan menyimak sambutan tersebut dari layar kaca.

Baca juga: Domino Naik Kelas: Surabaya Domino Tournament 2026 Sukses Jaring 1.500 Peserta Menuju Liga Pro

"Saudara pimpinan dan anggota DPRD yang terhormat. Dalam pengelolaan anggaran pendapatan dan belanja daerah Kabupaten Gresik tahun 2019, pendapatan daerah ditargetkan sebesar 3 triliun 11 miliar 393 juta 8 ribu 903 rupiah 70 sen, terealisasi sebesar 3 triliun 110 miliar 031 juta 675 ribu 7 rupiah 9 sen, atau 103,28 persen," jelas Bupati Sambari.

[irp]

Yaitu, terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) terealisasi Rp 980.751.230.877 dari target Rp 923.973.075.519 atau 106,15%. Dana perimbangan terealisasi Rp 1.458.947.957.330 dari target Rp 1.453.822.430.964 atau 100,35%; serta lain–lain pendapatan daerah yang sah terealisasi Rp 670.332.486.800 dari target Rp 633.597.502.420 atau 105,80%.

Baca juga: Intensitas Hujan Tinggi, Sejumlah Ruas Protokol Bojonegoro Terendam Banjir

Selanjutnya, usai Gus Yani---sapaan Fandi Akhmad Yani---menutup agenda rapat paripurna telah mengatakan, telekonferensi ini merupakan solusi untuk tetap menjalankan agenda dewan di tengah ancaman persebaran covid-19. "Ini pertama kali kami lakukan dan semuanya berjalan dengan lancar," imbuhnya.

Dengan kesuksesan ini, maka agenda dewan lainnya pun bisa dijalankan melalui telekonferensi. Seperti rapat komisi maupun rapat kerja dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Menariknya lagi, rapat paripurna via telekonferensi yang dilakukan DPRD Gresik ini baru pertama di antara kota/kabupaten se Indonesia. (adv/nul/rtn)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru