Proyek Penataan Kawasan Kota Tua Gresik Dapat Tambahan Waktu, Akhir Oktober Ditarget Rampung

Reporter : Abdul Aziz Qomar
Anggota Komisi III DPRD Gresik Abdullah Hamdi meninjau proyek kawasan kota tua Gresik (Abdul Aziz Qomar/Klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik — Proyek penataan kawasan kota tua di Gresik molor dari jadwal. Proyek untuk kawasan wisata heritage Bandar Grisse itu terpaksa diadendum (perpanjangan).

Kepala Dimas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DCK PKP) Ida Lailatussa'diyah mengatakan, akhir bulan ini 7 ruas proyek penataan itu akan rampung.

Baca juga: Pererat Sinergi Ulama–Umara, Kapolres Gresik Silaturahmi ke MUI

Baca juga: Bandar Grisse Raih Juara II East Java Tourism Award 2021

Menurut Ida, sesuai kontrak seharusnya pekerjaan tersebut selesai akhir September, tapi terpaksa molor karena ada gangguan seperti penataan utilitas kabel.

Baca juga: Dosen FISH UNESA Bersama PPI Taiwan Dorong Penguatan Identitas Budaya Diaspora Indonesia

"Seharusnya kontrak bulan September Selesai. Tapi ada kendala pelaksanaan, ada perpanjangan waktu. Banyak utilitas milik PLN, Telkom, dan Fist Media, sehingga dilakukan adendum dari satuan kerja sampai Oktober," kata dia.

Namun pekerjaan yang tersisa hanyalaah finishing, seperti pengaspalan jalan, pemasangan lampu, pembuatan taman dan sebagainya. Ida menyebut, proyek penataan 7 kawasan Kota Gresik Lama dibiayai APBN Rp47 miliar.

Baca juga: Gedung Bekas Asrama VOC di Bandar Grissee Kabupaten Gresik Dibongkar untuk Tempat Parkir, Dikritik Budayawan

Baca juga: Penanaman Pohon di Kawasan Wisata Kota Tua Gresik Jadi Tanggungan Pemkab, Segini Anggarannya

Kawasan heritage Bandar Grisse banyak terdapat bangunan kuno sejak abad ke 14, luasnya 60 hektare. Dan diplot sebagai wisata kota tua multi etnis. (yud)

Editor : Abdul Aziz Qomar

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru