KLIKJATIM.Com | Surabaya - Ada yang menarik pada gelaran Porprov Jatim ke-VII Tahun 2022 ini. Dari sekian banyak panitia, ada seorang bocah SD yang menawarkan diri untuk menjadi panitia pelaksana Porprov Jatim.Namanya Izam, bocah SD kelas IV itu menawarkan diri menjadi panitia Porprov cabor paralayang di Desa Sumber Wuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang. Itu sengaja ia lakukan lantaran dirinya bercita-cita menjadi atlet paralayang kelas dunia.
Baca juga: Peringatan Hari Raya Waisak 2570 BE/2026, Gubernur Khofifah Ajak Masyarakat Menguatkan Persaudaraan
Cita-cita bocah kecil itu pun diamini oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Izam, bertemu dengan Gubernur Khofifah saat berada di spot paralayang. "(Pertemuan Gubernur Khofifah dan Izam) saat di spot paralayang, hari ini (27/6)," kata Kabiro Administrasi Pimpinan Ali Kuncoro, Senin (27/6/2022).
Momen tersebut juga diunggah oleh Khofifah di Instagram pribadinya. Di situ, ia menerangkan bahwa Izam merupakan panitia terkecil selama ini. Adapun tugas Izam, lanjut Khofifah, yakni membantu melipat parasut saat landing.
"Panitia terkecil di turnamen cabor apapun selama ini. Namanya Izam, kelas IV SD. Cita-citanya menjadi atlet paralayang kelas dunia. Dia menawarkan diri menjadi panitia Porprov VII cabor paralayang di Desa Sumber Wuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang dengan tugas membantu melipat parasut saat landing," tulis Khofifah.
"Mohon doa semoga cita-cita Izam tercapai. Amin," lanjut orang nomor satu di Pemprov Jatim tersebut.
Baca juga: Khofifah Soroti Pasokan SPHP dan Minyakita di Pasar Klojen, Minta Distribusi Segera Diperkuat
Sebagai informasi, gelaran Porprov Jatim ke-VII diharapkan menjadi ajang mencetak atlet berprestasi. Tak hanya di level nasional, namun juga hingga di kancah internasional. "Saya optimistis Porprov akan menjadi ajang pembibitan atlet muda Jatim yang hebat di masing-masing 47 cabang olahraga," kata Khofifah saat di Jember, Sabtu (25/6/2022) lalu.
Porprov VII Jatim 2022 digelar mulai 25 Juni hingga 3 Juli 2022 di 4 kabupaten, yakni Jember, Lumajang, Situbondo dan Bondowoso. Sebanyak 47 cabang olahraga dipertandingkan dengan 5 cabang olahraga baru yang dieksebisikan.
Jumlah peserta yang ikut sebanyak 10.151 atlet, 823 ofisial tim, 3.512 ofisial cabang olahraga, sehingga total yang hadir adalah 14.486 peserta.(mkr)
Baca juga: Pecel Khas Jatim Tembus 7 Besar Salad Terbaik Dunia Versi TasteAtlas, Gubernur Khofifah: Bukti Kuliner Jatim Mendunia
Editor : Redaksi