Bank Indonesia Karantina Uang dari Bank 14 hari

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Jawa Timur mengkarantina uang masuk dari perbankan selama 14 hari. Ini dilakukan guna membantu menahan laju penyebaran virus Corona Covid-19 yang terus meluas di masyarakat, Bank Indonesia melakukan beberapa kebijakan, diharapkan bisa menahan laju penyebaran virus Corona.

[irp]

Baca juga: Demo Tolak Pinjaman Rp786 Miliar di DPRD Jember Memanas, Massa Cekcok dengan Ratusan Kades

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Wilayah Prov. Jawa Timur, Difi A. Johansah menjelaskan, beberapa kebijakan dilakukan oleh BI khsusunya di area kantor BI, seperti pengukuran suhu badan pegawai dan pengunjung, juga penyediaan hand sanitizer, penggunaan masker, dan juga secara aktif dilakukan disinfeksi di area KPw BI Jatim.

“Selain itu, kami juga menerapkan work from home (WFH) bagi pegawai dengan kriteria tertentu, seperti bagian konsep dan lainnya, yang dirasa bisa melakukan kegiatan dari rumah,” ujar Difi.

[irp]

Baca juga: Dari Pemula hingga Juara Nasional, Daya Fawziya Buktikan Pentingnya Edukasi Safety Riding

Disamping melakukan kebijakan yang terkait dengan pola interaksi di lingkungan KPw BI Jawa Timur, lanjut Difi, BI juga menerapkan kebijakan untuk melakukan karantina terhadap uang yang masuk dari perbankan.

“Karantina uang masuk ini kita lakukan karena uang adalah salah satu carrier atau pembawa virus yang tidak terlihat, namun sangat mungkin ada dan menempel di uang yang beredar. Karena itu kita lakukan karantina selama 14 hari, dengan harapan virus yang ada di uang tersebut akan mati setelah 14 hari,” tutur Difi.

Difi juga menjelaskan, bahwa setelah 14 hari dikarantina, sebelum uang akan diedarkan kembali, akan dilakukan disinfektan dulu. “Ini semua kita lakukan demi memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 yang cukup meresahkan masyarakat,” tambahnya.

Baca juga: Buktikan Kencangnya CBR Series, Pebalap Astra Honda Raih Kemenangan di ARRC Mandalika 2026

[irp]

Lebih dari itu, Bank Indonesia juga terus mengimbau agar karyawan maupun masyarakt untuk lebih maksimal lagi dalam menjaga kesehatan tubuh, dengan mengkonsumsi makanan yang bergisi dan berolah raga dengan benar. “Untuk mendukung kesehatan karyawan, selain menghimbau untuk mengkonsumsi makanan bergisi, BI juga menambah jumlah olahraga yang biasanya seminggu sekali menjadi dua kali dalam seminggu,” pungkasnya. (fan/hen)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru